oleh

Pjs Presma Unmuha: Mahasiswa Tidak Diam Mengawal Kebijakan Plt Gubernur Terkait PT EMM

Laporan: Irfan Habibi

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Ratusan mahasiswa dan pemuda menghadiri acara diskusi publik yang di adakan oleh Universitas Muhammadiyah (Unmuha) di UCC Ahmad Dahlan, pada Rabu (15/05/2019).

Kegiatan yang mengusung tema “Aceh Kujual Tambang Kudapat” turut di hadiri oleh Muhammad Nur selaku Ketua Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Dr. Jakfar, Ketua Tim Penyelesain Sengketa PT. Emas Mineral Murni (PT EMM), dan M. Fauzan Febriansyah (Tokoh Muda Aceh).

Peserta diskusi publik terkait perizinan PT EMM, Rabu (16/5/2019) di Aula Unmuha Banda Aceh. (foto: Irfan Habibi | Acehsatu.com)

Ketua Pjs Presma Unmuha, Teguh Novrianto mengatakan kegiatan diskusi publik ini kita laksanakan sebagai upaya untuk kembali memperkuat barisan seluruh mahasiswa di Aceh, terkait pasca aksi tangal 9, 10 dan 11 April lalu yang akhirnya menghasilkan empat tuntutan dari mahasiswa terhadap Plt gubernur Aceh.

BACA: BEM Jakarta Desak BKPM RI Cabut Izin Usaha Pertambangan PT. EMM di Aceh

“Kegiatan ini juga menjadi pengingat kepada pemerintah aceh bahwa mahasiswa hari ini tidak diam dalam mengawal kebijakan dari Plt Gubernur terkait pencabutan izin PT EMM,” Tegasnya

Ketua Panitia, Setia Kurniawan mengatakan acara ini menjadikan suatu bukti bahwa kita masih mengawal sengketa PT EMM.

BACA: Pemerintah Aceh Cabut Rekomendasi Izin PT EMM

“Mungkin ini juga adalah reuni pasca kita aksi kemaren di kantor gubernur Aceh,” sebutnya.

Adapun, ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Unmuha Putra Suryadi mengatakan acara ini untuk merawat pergerakan yang di bangun oleh mahasiswa, dan untuk mengetahui sejauh mana sudah perkembangan tentang pencabutan izin pertambangan PT EMM. (*)

Komentar

Indeks Berita