Pilpres 2024, Prabowo Hilang Dukungan dari Partai Aceh?

Partai Aceh untuk saat ini belum mengarah pada dukungan kepada pasangan atau partai pengusung mana pun dalam menyambut Pilres 2021

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Partai Aceh dalam menyikapi Pilpres 2024 mempunyai kebijakan tersendiri untuk memberi dukungannya kepada salah satu pasangan capres yang berkompetisi 2021 mendatang.

Setidaknya Partai Aceh untuk saat ini belum mengarah pada dukungan kepada pasangan atau partai pengusung mana pun dalam menyambut Pilres 2021.

Juru Bicara Partai Aceh Nurzahri mengatakan pihaknya masih melihat dan menunggu perkembangan.

Namun satu hal yang jelas, Partai Aceh akan memberi dukungannya kepada setiap capres yang memiliki garansi kebijakan untuk Aceh yang lebih spesifik.

Foto Prabowo Subianto dan Pimpinan Partai Aceh Muzakir Manaf | Foto NET

“Menurut kami (capres yang sudah muncul) masih menggunakan jualan umum yang sama, belum ada yang secara spesifik berani menawarkan janji atau program bagi Aceh, dan Partai Aceh sebagai partai yang lahir dari proses perdamaian tentu akan memperhatikan janji-janji dan program-program yang ditawarkan, apakah ada bersinggungan dengan proses damai yang terjadi di Aceh atau tidak, sebelum kami menentukan pilihan,” ungkap Nurzahri.

Di sisi lain, sambungnya, memang ada beberapa sosok figur capres yang sudah berkomunikasi dengan pimpinan partai, tapi semuanya dilakukan secara personal dan informal, belum ada yang berani mendekati Partai Aceh secara resmi.

“Mungkin karena Partai Aceh cuma partai lokal. Yang jelas pilihan Partai Aceh tentunya akan jatuh pada capres yang berani berjanji dengan disertai garansi, bahwa jika dia terpilih maka akan merealisasikan seluruh butir-butir MoU Helsinki,” pungkas Nurzahri.

Demikian pula halnya dengan isu pencalonan Prabowo Subianto yang digadang-gadangkan akan menjadi capres dari Partai Gerindra.

Terkait hal ini Partai Aceh juga belum memutuskannya.

“Masalah isu pilpres, Partai Aceh masih wait and see (menunggu dan melihat),” kata Juru Bicara (Jubir) Partai Aceh, Nurzahri, Sabtu (16/10/2021)

Seperti diketahui sejumlah partai politik sudah mengumumkan calon presiden yang diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024.

Setidaknya, ada dua partai yang sudah mengumumkan jagoannya untuk diusung sebagai calon presiden (capres).

Yaitu Prabowo Subianto selaku Ketum Partai Gerindra yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan RI dan Airlangga Hartarto selaku Ketum Partai Golkar yang saat ini menjabat Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sebagaimana diketahui, pada Pilpres 2019, Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Sandiaga Uno menang telak di Aceh dengan mengantongi 85,59 persen suara sah.

Kemenangan itu tidak lepas dari keterlibatan Partai Aceh, partai lokal yang berafiliasi dengan Partai Gerindra Aceh.

Namun, untuk Pilpres 2024, Partai Aceh belum menentukan sikapnya, siapa yang akan didukung sebagai capres.

Nurzahri menyatakan, secara aturan, Partai Aceh tidak dapat mengusulkan capres.

“Jika Partai Aceh PA bisa mengusulkan presiden maka pasti dari kader sendiri yang kami usung, seperti sosok Wali Nanggroe Tgk Malik Mahmud Al-Haitar,” ujarnya.

Tapi karena regulasi tidak memungkinkan, sambungnya, maka pihaknya masih menunggu dan melihat saja figur-figur yang bermunculan sebagai capres yang akan bertarung pada Pilpres tahun 2024.(*)