Pidie Jaya Kini Miliki Delapan Produsen Benih Padi

“Sebelumnya jumlah penangkar atau produsen benih di Pijay hingga mencapai 20 orang, tapi sekarang ini hanya tersisa delapan orang,”
produsen
M Nasir, produsen benih padi varietas unggul di Pidie Jaya memperlihatkan benih hasil olahannya. Foto direkam, Senin (3/5).Abdullah Gani/Rakyat Aceh.

ACEHSATU.COM | PIDIE JAYA – Pidie Jaya Kini Miliki Delapan Produsen Benih Padi. Saat ini Pidie Jaya hanya memiliki delapan orang penangkar atau produsen benih padi varietas unggul. Jika total luas areal penangkaran atau areal perbanyakan 250 hektare.

Setiap panen tiga ton dijadikan untuk calon benih lanjutan, maka dalam setahun (dua kali panen), benih yang diproduksi mencapai 1.500 ton. Benih tersebut umumnya dipasarkan ke sejumlah kabupaten.

Koordinator Perbanyakan Benih Tanaman Unit Pelaksana Tehnis Dinas Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPTD-BPSB-TPH) Pidie Jaya, H Basri SP, dalam keterangannya kepada Acehsatu.com mengatakan, Jika dibandingkan tiga tahun sebelumnya, jumlah penangkar saat ini menurun drastis. Hal itu terjadi antara lain akibat tersaingi dengan pasokan benih dari luar Sumatera.

“Sebelumnya jumlah penangkar atau produsen benih di Pijay hingga mencapai 20 orang, tapi sekarang ini hanya tersisa delapan orang,” imbuh Basri.

Penyebab menurunnya jumlah produsen, antara lain karena penangkar tidak mampu mengikuti persyaratan sehingga tersaingi dengan produsen lain. Apalagi, beberapa penangkar pemasaran benih yang dihasilkan itu hanya tertumpu dalam kabupaten setempat (Pijay) dan kerap tak habis terjual. Sementara benih luar, tampak laku keras.

Padahal, dari segi mutu atau kualitas, sambung Kabid Produksi Distan Pijay, Safri Sallam, tidak kalah dengan benih pasokan dari luar Aceh (impor). Hanya saja kalah dari segi kemasan (kantong).

Ke delapan produsen benih padi di Pijay yang hingga kini masih bertahan dan pemasaran berjalan lancar yaitu, Kecamatan Trienggadeng empat orang (CV Munagro, Agro Benih Mandiri, CV Citra Tani dan UD Bina Tani). Meurahdua (KP Maju Jaya dan PB Kanakri). Bandarbaru (UD Citra Tani), Meureudu, PT Pertani.

M Nasir, Pimpinan CV Munagro, menjawab wartawan ini, Jumat (4/2/2022 menyebutkan, untuk musim tanam rendengan (MTR) 2021/2022, ia telah memasarkan sekitar 50 ton benih.

Antara lain, Varitas Ciherang, Mekongga, Siliwangi, Impari 16, Impari 30, Impari 32, Impari 44, Cakrabuana Agritan dan Pajajaran Agritan. Mantan Kepala Seksi Benih Distanpang Pijay menambahkan, lokasi pemasaran, selain Pidie Jaya juga dikirim ke Aceh Utara, Aceh Besar, Aceh Jaya serta ke Aceh Barat.