Aceh Utara

Petani Garam di Aceh Utara Butuh Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Pembibitan Garam dari Pemerintah

Kami meminta kepada pemerintah untuk membudidayakan bibit garam, supaya kami bisa membuat bibit garam sendiri

ACEHSATU.COM | ACEH UTARA –  Petani garam Desa Teupin Kuyun Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara membutuhkan perhatain serius dari pemerintah terutama dalam hal bimbingan teknis untuk budidaya bibit garam di Aceh Utara.

Hal tersebut disampaikan oleh Saifannur Kepala Desa Teupin Kuyun, kepada ACEHSATU.COM. Selasa (13/11/2017).

Saifannur mengatakan, 275 kepala keluarga di desanya sebagian besar masyarakat pendapatan masyarakat didapatkan dari sumber dari hasil produksi garam.

Karena hal itu, dirinya berharap adanya perhatian serius dari pemerintah untuk bias melakukan pemberdayaan dan pelatihan khusus kepada masyarakat petani garam tentang budidaya bibit garam, sehingga dengan adanya pelatihan tersebut dapat memudahkan warga mendapatkan bibit garam, sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke luar daerah untuk mencar bibit garam.

Saifannur menambahnya, “Kami juga meminta kepada pemerintah  untuk kedepannya, agar petani garam bisa memproduksi garam beryodium, agar garam yang diproduksi petani ditempat kami lebih berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu menurut pengakuan Kasmawati (45) petani garam dari Desa Kuyun, Kecamatan Seunodon, Aceh Utara menjelaskan,

“kami petani garam disini sehari bisa memproduksi garam 30 kg perhari, dengan harga jual Rp 7000 per kilogram kepada agen garam” jelasnya sambil berharap,

“Kami meminta kepada pemerintah untuk membudidayakan bibit garam, supaya kami bisa membuat bibit garam sendiri.

Yang menjadi kendala kami selama ini dalam memproduksi garam, Ketika musim hujan tiba, karena tidak ada tempat jemuran, hingga pengeringannya terhambat, dan karena itulah kami sulit untuk memproduksinya,  karena untuk membeli bibit garam harganya mahal dalam satu goni mencapai Rp 275 ribu harganya.” Terangnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top