Pesta Ulang Tahun Anak Walikota di Cafe Mewah Viral di Medsos, Ini Jawaban Suadi Yahya

Pesta Ulang Tahun Anak Walikota di Cafe Mewah Viral di Medsos, Ini Jawaban Suadi Yahya

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Video Wali Kota Lhokseumawe, Suadi Yahya beserta keluarganya merayakan pesta ulang tahun anaknya di salah satu cafe mewah tanpa menggunakan masker di kawasan Banda Sakti mendadak viral. Video itu beredar sejak dua hari lalu di saat Kota Lhokseumawe masih dalam kategori zona merah covid-19 di Aceh.

Sebelumnya Walikota Lhokseumawe Suadi Yahya juga sudah mengeluarkan surat instruksi pencegahan Covid-19 dengan mematuhi protokol dari pemerintah.

Suadi Yahya juga pernah mencabut izin sejumlah tempat usaha dan cafe yang dianggap melanggar instruksi pencegahan covid-19.

Namun, video yang beredar di media sosial mulai mendapat kecaman dari berbagai pihak.

Ketua BEM Fisip Unimal Muhammad Fadli mengatakan sangat kecewa melihat video pesta pora keluarga Walikota itu.

Dilihat dari sejumlah akun yang beredar, pesta yang digelar pada Kamis (4/6/2020) malam itu, tidak memakai masker dan tidak ada protokol jaga jarak.

Juga terlihat putra Suadi Yahya mendapatkan hadian nilai Rp100 ribu dan Rp50 ribu yang digulung dan lalu ditarik.

Fadli menilai pesta Walikota dan keluarganya sangat tidak tepat di saat pandemi corona saat ini.

Sebelumnya, Pemerintah Aceh mengeluarkan Surat Edaran Plt Gubernur Aceh Nomor 440/7810 untuk bupati/wali kota terkait penerapan masyarakat produktif dan aman Corona Virus Diasease 2019 (Covid-19) pada kriteria Zona Merah dan Zona Hijau di Aceh yang diterbitan 2 Juni 2020.

Kota Lhokseumawe termasuk dalam Zona Merah, sehingga perlu memperketat protokoler pencegahan Covid-19.

Kegiatan Pribadi

Sementara itu Wali Kota Lhokseumawe Suadi usai rapat tertutup di lantai tiga Kantor wali kota setempat menyampaikan keterangan persnya untuk mengklarifikasi soal video viral itu.

Wali kota membenarkan fakta dalam video itu adalah dirinya dan keluarga yang sedang merayakan pesta di tempat yang tertutup.

Namun Suadi menjelaskan kegiatan itu bersifat pribadi dan tidak ada orang lain kecuali keluarganya.

Suadi juga mengaku sebelum pesta dimulai, dirinya sudah melakukan SOP cegah Covid-19 dan melarang orang luar bergabung. (*)