Pesta Seks Remaja di Pidie, 6 ABG Ini Diduga Lakukan Aksi Tukar Pasangan

"Mereka mengaku pernah melakukan hubungan layaknya suami-istri dengan pasangan yang berbeda atau berganti pasangan di antara keenam tersangka tersebut," kata Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian saat dimintai konfirmasi, Senin (5/10/2020)
Pesta Seks Remaja di Pidie
Foto: Ilustrasi. (Dok thinkstock).

ACEHSATU.COM | PIDIE Enam remaja di Pidie, Aceh, digerebek warga karena diduga menggelar pesta seks selama empat hari.

Mereka juga disebut bergonta-ganti pasangan saat berhubungan badan atau swinger.

“Mereka mengaku pernah melakukan hubungan layaknya suami-istri dengan pasangan yang berbeda atau berganti pasangan di antara keenam tersangka tersebut,” kata Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian saat dimintai konfirmasi, Senin (5/10/2020).

Empat orang di antaranya berusia 14-17 tahun. Sementara dua lagi berusia 19 dan 18 tahun, yakni TM dan AD.

Keenam orang ini digerebek warga di Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, pada Kamis (1/10) dini hari. Keenamnya kemudian diserahkan ke Satpol PP-Wilayatul Hisbah (WH/polisi syariat) Pidie.

Mereka disebut mengaku sudah berhubungan badan berulang kali dengan pasangannya. Mereka juga disebut berhubungan dengan orang lain di tempat berbeda.

“Mereka juga pernah berganti pasangan di waktu dan tempat lain serta pernah juga melakukan persetubuhan dengan orang lain yang rata-rata masih di bawah umur,” jelas Zulhir.

“Pihak Satpol PP-WH Kabupaten Pidie serta pihak TP2A Pidie menyerahkan enam orang tersangka tersebut ke Sat Reskrim Polres Pidie untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ucapnya.

Keenamnya kemudian dijerat dengan Pasal 25 jo Pasal 23 dan Pasal 37 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Mereka terancam hukuman cambuk, penjara atau denda.

Sebelumya diberitakan, aksi bejat tiga pasangan diduga nekat melakukan pesta seks selama empat hari di rumah kosong di salah satu gampong di Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, akhirnya terbongkar.

Kelakuan tak pantas tersebut akhirnya terendus oleh warga sekitar. Mereka pun digerebek warga pada Kamis (1/10/2020) sekira pukul 03.00 WIB dini hari.

Dari pengakuan ketiga pasangan yang digerebek itu, mereka sudah melakukan hubungan layaknya suami istri di rumah itu selama empat hari.

Tidak sampai disitu mereka juga melakukan hubungan terlarang itu dengan bertukar-tukar pasangan.

Ketiga pasangan tersebut dua diantaranya berinisial TM (19) perempuan dan AD (18) laki-laki, keduanya berasal dari Kecamatan setempat.

Sedangkan empat orang lainnya masih dibawah umur.

Setelah diamankan warga, enam muda-mudi itu dibawa ke balai desa untuk dimintai keterangan.

Selanjutnya, warga menyerahkan ketiga pasangan tersebut ke kantor Satpol PP dan WH Pidie.

Kemudian keenam tersangka diserahkan ke Sat Reskrim Polres Pidie, Jum’at (2/10/2020). (*)