ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pesantren Sulaimaniyah Sultan Selahaddin Aceh kembali mewisuda para mahasantri dan memberangkatnya ke Turki.

Acara wisuda tersebut dilaksanakan di asrama mahasiswa Sulaimaniyah Sultan Selahaddin di Darussalam, Banda Aceh, Minggu (27/10/2019) malam.

Tercatat tujuh mahasantri yang diwisudakan telah menamatkan kuliah S1 di perguruan tinggi masing-masing, kelima mahasantri tersebut akan diberangkatkan ke Turki untuk menempuh pendidikan lanjutan.

Kelima mahasantri tersebut antara lain : Muhammad Arief (Alumnus UIN Ar-Raniry asal Pidie), Anis Auva (alumnus Unsyiah asal Banda Aceh), Muhammad Nasrullah (alumnus Unsyiah asal Aceh Besar), Jasman Efendi (alumnus UIN Ar-Raniry asal Aceh Selatan), Binhar Lembong (alumnus Unsyiah asal Subulussalam), Hamas Abthal (alumnus UIN Ar-Raniry asal Aceh Barat), dan Muhammad Furqan (alumnus Unsyiah asal Pidie).

Para mahasantri tersebut akan mengabdi di berbagai cabang Sulaimaniyah di seluruh dunia setelah lulus dari Turki nanti. Pesantren Sulaimaniyah yang didirikan oleh Syaikh Sulaiman Hilmi Tunahan ini telah tersebar cabangnya ke berbagai negara, termasuk Indonesia pada tahun 2005, dan baru didirikan di Aceh pada tahun 2013.

Mustafa Guneri, selaku direktur Pesantren Sulaimaniyah Aceh dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pesantren Sulaimaniyah Sultan Selahaddin adalah salah satu cabang yang diperuntukkan bagi mahasiswa untuk memperdalam ilmu agama Islam, disamping berkuliah sebagai kegiatan utamanya. Tercatat sudah 10 lebih alumnus universitas asal Aceh yang diberangkatkan ke Turki sejak 2018.

“Bulan Februari lalu kita sudah berangkatkan empat mahasantri ke Istanbul Turki, dan Oktober ini kita akan kirim lagi tujuh mahasantri lagi,” Pungkasnya

Ia juga menjelaskan bahwa di Turki para mahasantri ini akan memperdalam ilmu agama seperti Fiqh, Akidah, Tarikh, Tafsir, Hadits, Mantiq, dan konsentrasi ilmu lainnya. Program pesantren yang secara khusus mendidik para mahasiswa tersebut bertujuan agar mereka dapat mengkombinasikan antara ilmu agama dengan ilmu yang mereka pelajari di jurusan kampus masing-masing.

Selain untuk mahasiswa, Pesantren Sulaimaniyah juga diperuntukkan untuk tahfidzul Quran. Terdapat beberapa cabang Sulaimaniyah Tahfidz di Aceh antara lain di Blang Bintang (Aceh Besar), Punge (Banda Aceh, Sigli, Bireun, dan Kutacane. Para santri di pondok tahfidz ini juga di programkan untuk belajar lanjutan ke Turki setelah menyelesaikan 30 juz Al-Quran nya. (*)