Perwira TNI Gadungan Gelapkan Barang Teman Wanitanya Diringkus Polisi

Setelah berjumpa, pelaku IY mengajak korban berjalan-jalan menggunakan sepeda motor milik korban. Dalam perjalanan pulang, pelaku meminta korban meminjamkan laptop untuk digunakan membuat laporan pekerjaan.
Ilutrasu TNI Gadungan

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Tim Rimueng Satreskrim Polresta Banda Aceh membekuk seorang tentara gadungan yang melakukan penggelapan laptop dan HP milik teman wanitanya.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh AKP M Ryan Citra Yudha, mengatakan, Pria asal Aceh Tamiang berinisial IY (25) mengaku sebagai perwira TNI ditangkap atas dugaan melakukan penggelapan laptop milik teman wanitanya PANI (21), warga Banda Aceh.

Dikutip dari laman antara.com AKP Ryan menjelaskan, kasus tersebut berawal dari perkenalan antara korban dengan pelaku melalui aplikasi Tantan. Setelah berkenalan, keduanya bertemu untuk kali pertama.

Pada Senin, 1 November sekitar pukul 16.00 WIB, pelaku IY menghubungi korban untuk berjumpa dan meminta dijemput di pintu gerbang perumahan perwira TNI di Gampong (Desa) Neusu Jaya, Banda Aceh.

Setelah berjumpa, pelaku IY mengajak korban berjalan-jalan menggunakan sepeda motor milik korban. Dalam perjalanan pulang, pelaku meminta korban meminjamkan laptop untuk digunakan membuat laporan pekerjaan.

“Saat itulah pelaku memberi tahu kepada korban bahwa identitas pelaku adalah seorang anggota perwira TNI,” ujarnya

Setelah itu, ujar Ryan, setiba di pintu gerbang kompleks Ajendam IM, korban menyerahkan laptop miliknya kepada pelaku dengan janji dikembalikan pada Selasa, 2 November.

Namun, HP pelaku mulai tidak dapat dihubungi, sehingga korban merasa dirinya telah tertipu oleh pelaku, hingga akhirnya membuat laporan ke polisi.

Menindaklanjuti laporan polisi nomor: LPB/ 460 /XI/2021/ SPKT, pada Kamis, 4 November, setelah dilakukan penyelidikan, pelaku ditangkap di rumah indekos miliknya di kawasan Neusu, Banda Aceh beserta barang bukti satu unit laptop merek Lenovo warna hitam.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku IY berencana akan menggadaikan laptop tersebut kepada orang lain agar memperoleh uang,” kata Ryan.

Saat ini pelaku diamankan di sel tahanan Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan Pasal 372 KUHP dengan ancaman kurungan penjara selama empat tahun.(*)