Perubahan Perilaku Editor Metro TV Sebelum Tewas Dibunuh Diungkap Ayahnya, Salah Satunya Rajin Ibadah

ACEHSATU.COM – Suwandi, ayahanda editor Metro TV Yodi Prabowo, mengungkap perubahan perilaku sebelum anaknya ditemukan meninggal dunia di Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Beberapa hari terakhir sebelum meninggal, Yodi lebih lengket dengan ibunda.

Suwandi, Ayahanda Yodi Prabowo (Muhammad Ilman Nafi’an/detikcom)

“Memang kaya bingung kata istri pas hari Selasa. Dia tumben-tumbenan ngikutin istri saya, masak dia ikutin, istri saya ke depan dia ikutin, mungkin dia mau ngomong sesuatu sebelum berangkat itu. Tapi nggak ngomong,” kata Suwandi saat ditemui di rumah duka di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, seperti dilansir detikcom, Sabtu (11/7/2020).

Selain itu, menurut Suwandi, akhir-akhir ini Yodi menjadi lebih rajin beribadah.

“Ya kalau libur paling di rumah aja, ke masjid, ngaji akhir-akhir ini. Jadi (rajin ibadah) bukan seminggu, udah berapa lama itu salatnya rajin, rajinnya nyampe dia (salat) ke Masjid Al Jihad. Dia kalau subuh keluarin motor pakai sarung (berangkat ke masjid),” katanya. Seperti dikutip detikcom.

Tak hanya itu, sang ayah melihat Yodi menunjukkan gelagat galau kala itu. Kala itu, Yodi tampak seperti orang yang kebingungan.

“Yodi boleh dibilang kayak galau-galau. Ada sesuatu yang pengen diomongin,” katanya.

Sebelumnya, Suci Fitri, pacar Yodi Prabowo, mengungkap ada gelagat aneh sebelum Yodi ditemukan tewas. Menurutnya, almarhum bercerita kepada temannya bahwa ia merasa ada hawa mistis di dalam dirinya.

“Dengar-dengar sih, dia lagi ngerasain hal-hal yang nggak enak. Kayak hal mistis. Jadi dia itu lagi sensitif banget sama… ya merasanya ada sesuatu,” ujar Suci saat ditemui seusai pemakaman di TPU Sandratex, Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Sabtu (11/7).

Suci mencontohkan, almarhum sempat merasakan hawa yang tidak baik ketika melakukan pemotretan untuk temannya yang sedang prewedding. Lokasi pemotretan berada di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

“Karena sempat awal bulan lalu dia kan fotoin temannya lagi prewedd di Puncak, katanya ‘jangan di situ, hawanya nggak enak’,” ucapnya.

Yodi ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat (10/7) siang. Polisi menemukan sejumlah luka di tubuh Yodi.

Polisi menduga Yodi dibunuh. Saat ini polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut. (*)