oleh

Pertarungan Politik Uswatul Khairat, Usung Semangat Cut Nyak Dhien

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Bagi Uswatul Khairat, tokoh emansipasi perempuan Aceh Cut Nyak Dhien merupakan sosok perempuan yang patut ditiru oleh para perempuan di era melenial ini.

Atas dasar itu Uswatul Khairat ingin mengubah imaj kaum perempuan yang selama ini seolah-olah  tidak bisa duduk di kursi politik membuat Uswatul –panggilan untuk Uswatul Khairat) terjun dalam dunia politik praktis.

Bagi kalangan masyarakat Gampong  Blang Kuta Dua Meunasah Kecamatan  Simpang Mamplam mamplam Uswatul dikenal dengan perempuan yang gigih bekerja.

Sehari-hari Uswatul aktif sebagai guru ngaji di TPA sebuah  yayasan dan guru PAUD di Gampong Uswatul berdomisili.

Selain dikenal aktif mendidik, dari segi prestasi Caleg DPRK Bireuen Partai PNA Dapil IV Samalanga, Pandrah dan Simpang Mamplam) ini juga mendapat prestasi yang membanggakan di bidang pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

BACA: Partisipasi Perempuan dalam Politik

Tahun 2018 Uswatul mendapatkan penghargaan sebagai Inspiring Leader Provinsi di Banda Aceh, sebagai petugas registrasi gampong mewakili kabupaten Bireuen.

Pada tahun 2016 ia dipercayakan sebagai guru  Magang guru PAUD di Masjid Istiqlal Jakarta, mewakili kabupaten Bireuen.

Tak berhenti disitu, Tahun 2008 Uswatul  Juara 3 tingkat propinsi lompat jauh tingkat SMP/ sederajat dan  Juara 2 bagian seni tingkat propinsi cabang rebana tingkat SMP/ sederajat.

“Saya punya cita-cita besar, supaya orang perempuan ini mempunyai peran seperti Cut Nyak Dien bisa diangkat menjadi Panglima perang mengusir penjajah,”kata Uswatul Khairat, Rabu (30/1/2019) kepada ACEHSATU.com

Salah satu cara untuk mewujudkan yang demikian di era melenial ini ialah menang dalam pertarungan politik. Kekuatan politik sangat berpengaruh dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Target saya bisa dapat kursi Dapil IV ini mewakili kekuatan kaum perempuan,”kata Caleg DPW PNA Bireuen Dapil IV ini.

BACA: Bolehkah Meuupat (Ghibah) Dalam Politik?

Keinginan  Uswatul Khairat dalam politik April 2019 ialah ingin  menjembatani persoalan warga dari tingkat Gampong  ke level kabupaten dan propinsi.

“Serta melakukan pengawalan/ pengawasan terhadap kerja eksekutif dalam perencanaan pembangunan sesuai dengan master plan kabupaten,” kata Uswatul Khairat.

Semoga cita-cita Uswatul dikabulkan Allah Swt pada pemilu 17 April 2019 ini, semangat emansipasi Cut Nyak Dhien dalam hal pemenuhan hak-hak perempuan bisa diwujudkan oleh Uswatul. (*/Adv)

Komentar

Indeks Berita