Aceh Timur

Pertama Kali dalam Sejarah, Aceh Timur Gelar Eksekusi Cambuk

Padahal, Qanun Syariat Islam sudah diberlakukan secara resmi di Provinsi Aceh beberapa tahun sebelumnya.

Foto | Muhammad Furqan

ACEHSATU.COM | ACEH TIMUR  – Ratusan orang menyaksikan eksekusi sebelah orang terhukum cambuk, prosesi pelaksanaan hukuman cambuk tersebut dilaksanakan di Idi Rayeuk bertempat di halaman Masjid Agung Darusshalihin, Jum’at (15/12/2017).

Prosesi hukuman cambuk tersebut merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Aceh Timur. Padahal, Qanun Syariat Islam sudah diberlakukan secara resmi di Provinsi Aceh beberapa tahun sebelumnya.

Kasi Pidum T Tarmizi melalui Kajari Aceh Timur M Ali Akbar mengatakan, 11 terpidana kasus maisir (judi) yang dieksekusi cambuk masing-masing yakni MZ (14 kali), AF (9 kali), MI (9 kali), AS (9 kali), Z (9 kali), RL (9 kali), dan lima lagi adalah tunggakan kasus tahun 2011 yaitu H (5 kali) dan kasus tahun 2016 empat orang, yaitu ZL (5 kali), IF (5 kali), S (5 kali) dan MW (5 kali).

Sebelum eksekusi, jaksa dari Kejaksaan Negeri Aceh Timur membacakan vonis Mahkamah Syariah Aceh Timur untuk sebelah terhukum cambuk. Setelah itu, satu per satu menjalani hukuman.

“Putusan ini telah berkekuatan hukum tetap dan dalam eksekusi cambuk ini difasilitasi oleh Dinas Syariat Islam Aceh Timur, untuk eksikutor dari kejaksaan Negeri Aceh Timur,” ujar T Tarmizi.

Turut hadir dalam prosesi hukuman cambuk tersebut antara lain, Asisten II Setdakab Usman A. Rachman, Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, Kajari Aceh Timur M Ali Akbar.

Kepala Mahkamah Syari’ah Negeri Idi Said Safnizar, Kadis Syari’at Islam Rusdi dan Wakil Ketua MPU Aceh Timur serta Kasatpol PP dan WH Adlinsyah. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top