Persiraja Resmi Didaftarkan Kompetisi Liga 2 Berlangsung Bulan Ini

Untuk diketahui, kepengurusan Persiraja Banda Aceh sudah ditinggalkan pengelola lama pasca turun kasta ke Liga 2 karena terdegradasi dari Liga 1 musim kemarin.
Jersey Persiraja
Foto: Persiraja.id

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Persiraja resmi didaftarkan kompetisi Liga 2 yang berlangsung bulan Ini. Kompetisi Liga 2 musim 2022-2023 yang berlangsung Bulan Agustus ini.

Tim Transisi Persiraja bentukan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh secara resmi telah mendaftarkan Diri ke PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Kita sudah resmi mendaftarkan Persiraja untuk main di kompetisi Liga 2 tahun ini, dan alhamdulillah telah teregistrasi,” kata Sekretaris Tim Transisi Persiraja Pemko Banda Aceh Ardiansyah, di Banda Aceh, Rabu.

Untuk diketahui, kepengurusan Persiraja Banda Aceh sudah ditinggalkan pengelola lama pasca turun kasta ke Liga 2 karena terdegradasi dari Liga 1 musim kemarin.

Kemudian, manajemen lama menyerahkan tim berjuluk laskar rencong itu kepada Pemko Banda Aceh selaku pendiri dan juga pemilik 20 persen saham klub kebanggaan masyarakat Aceh itu.

Meski belum ada kejelasan pengelola baru, kata Ardiansyah, maka tim transisi bentukan Pemko Banda Aceh terus mendaftarkan keikutsertaan pada Liga 2 tahun ini sembari mencari investor atau pengurus baru.

“Kalau kita tidak mendaftar maka nantinya secara otomatis langsung terdegradasi ke Liga 3. Maka kita tidak mau itu terjadi, kita harus selamatkan Persiraja,” ujar Ardiansyah.

Ardiansyah menyampaikan, selaku tim transisi mereka hanya dalam kapasitas memfasilitasi pendaftaran Persiraja ke Liga 2 agar bisa tetap eksis, sehingga calon investor yang sudah didekatkan tidak mengurungkan niatnya untuk mengelola Persiraja.

Dalam waktu dekat, lanjut Ardiansyah, tim transisi juga segera duduk dengan manajemen lama untuk menyelesaikan beberapa hal yang belum tuntas, sehingga nantinya klub ini kembali memiliki pengelola.

“Calon investor sudah ada yang mau mengambil, tetapi masalahnya belum ada penyelesaian administrasi dengan manajemen lama.

Maka kita harapkan kepada pengurus lama untuk segera menyelesaikan ini,” katanya.

Ardiansyah menyampaikan, karena sudah didaftarkan, maka mereka segera membentuk tim, apalagi sebanyak 40 pemain dari 23 kabupaten/kota di Aceh sudah dipanggil untuk seleksi.

Begitu juga dengan pelatih, tambah Ardiansyah, pihaknya sudah menunjuk Anwar, ia adalah mantan pelatih PSAP Sigli sekaligus juga pernah mengasuh Persiraja, untuk kembali memegang tim tersebut.

“Pelatih bang Anwar, dan kita juga sudah kantongi pemain diantaranya para mantan pemain PON Aceh di Papua yang belum terikat kontrak, serta pemain dari berbagai daerah di Aceh,” demikian ungkap Ardiansyah.