https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik

Yaqut Cholil
Pernyataan Menag yang Bandingkan Suara Toa Masjid dengan Gonggongan Anjing Bakal Dipolisikan Roy Suryo. | Foto: IST/detik.com

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Pernyataan Menag yang Bandingkan Suara Toa Masjid dengan Gonggongan Anjing Bakal Dipolisikan Roy Suryo.

Gaduh akibat pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang membandingkan suara Toa masjid dengan gonggongan anjing, kini merembet ke jalur hukum.

Roy Suryo berencana melaporkan Menag Yaqut atas pernyataannya itu.

BACA JUGA: Gajah Jantan Sumatera Ditemukan Mati dengan Luka Bekas Tusukan di Nisam Antara

Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Roy Suryo, Pitra Romadoni. Dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Pitra menyampaikan rencana melaporkan Menag Yaqut ini ke Polda Metro Jaya sore nanti.

“Hari ini KRMT Roy Suryo bersama Kongres Pemuda Indonesia akan membuat laporan polisi terhadap YCQ yang diduga membandingkan suara-suara di masjid/musala dengan gonggongan anjing,” ujar Pitra dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (24/2/2022).

Roy Suryo dan Kongres Pemuda Indonesia berencana melaporkan Menag Yaqut dengan tuduhan pasal penistaan agama.

“Untuk itu kami akan membuat Laporan Polisi hari ini di Polda Metro Jaya dalam dugaan melanggar Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), atau Pasal 156a KUHP Tentang Penistaan Agama,” paparnya.

Dihubungi terpisah, Roy Suryo membenarkan soal rencana dirinya melaporkan Menag Yaqut ini.

“Seratus persen confirm,” jawab Roy Suryo saat ditanya apakah betul dirinya akan melaporkan Yaqut ke polisi.

Pernyataan Menag Yaqut

Sebelumnya, Yaqut membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing ini di Gedung Provinsi Daerah Riau. Yaqut saat itu bicara terkait penerbitan surat edaran yang mengatur penggunaan pengeras suara atau toa di masjid dan musala.

Awalnya, Yaqut menjelaskan dirinya tidak melarang penggunaan pengeras suara oleh masjid ataupun musala. Menurutnya, pemerintah hanya mengatur besar volume.

“Soal aturan azan, kita sudah terbitkan surat edaran pengaturan. Kita tidak melarang masjid-musala menggunakan Toa, tidak. Silakan. Karena itu syiar agama Islam,” katanya di Gedung Daerah Provinsi Riau, Rabu (23/2/2022). (*)

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik