Perkosa Pacar Masih Dibawah Umur Hingga Hamil Remaja Aceh Besar Ditangkap Polisi

korban yang baru berusia 15 tahun dan berstatus sebagai pelajar di salah satu sekolah di Banda Aceh itu telah diperkosa beberapa kali oleh pelaku yang juga pacarnya.
pelaku pencabulan
Pencabulan Anak di Bawah Umur

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Perkosa pacar masih dibawah umur hingga hamil Remaja Aceh Besar ditangkap Polisi.

Seorang remaja asal Aceh Besar MS (19) diduga memperkosa  anak yang masih di bawah umur hingga hamil yang tidak lain adalah pacarnya di tangkap oleh Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh.

“Pelaku yang bekerja sebagai buruh harian lepas itu ditangkap setelah dilaporkan menghamili korban,” kata Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol M Ryan Citra Yudha, di Banda Aceh, Jumat.

Ryan mengatakan, korban yang baru berusia 15 tahun dan berstatus sebagai pelajar di salah satu sekolah di Banda Aceh itu telah diperkosa beberapa kali oleh pelaku yang juga pacarnya.

“pelaku dan korban memiliki kedekatan. Ternyata hubungan itu justru dimanfaatkan oleh tersangka MS,” ujarnya.

Ryan menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali dialami korban pada September 2021 lalu, di ruko tempat pelaku bekerja di Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh.

Saat itu, korban datang mengantarkan barang pesanan pelaku MS. Kemudian tersangka mengajak korban untuk masuk ke dalam ruko tempatnya bekerja.

Namun, di luar dugaan korban, pelaku memaksa pacarnya itu melakukan hal-hal di luar batas kewajaran hingga berujung layaknya suami istri.

“Korban sempat melawan dan menangis saat itu. Namun pelaku tidak mau melepaskannya,” katanya.

Kemudian, lanjut Ryan, kejadian serupa terulang kembali sampai dua kali di rumah korban, dan juga atas pemaksaan dari pelaku. 

Ryan menuturkan, terjadi perubahan sikap yang ditunjukkan oleh korban, dan membuat orang tuanya curiga, apalagi badan korban juga mengalami perubahan. 

Keluarga korban kaget saat mendengar pengakuan anaknya yang sudah disetubuhi oleh tersangka MS berulang kali.

Bahkan yang lebih mengejutkan keluarga, saat mengetahui korban tengah hamil dua bulan tiga hari berdasarkan hasil USG 11 April 2022 lalu.

“Keluarga korban yang tidak terima dengan apa yang dilakukan tersangka MS, akhirnya mereka melaporkan kasus tersebut hingga pelaku tertangkap,” ujarnya.

Ryan menambahkan, saat ini pelaku ditahan di sel Mapolresta Banda Aceh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

“Tersangka dikenakan Pasal 50 Jo Pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,” demikian Kompol Ryan.