oleh

Peringati Hari Bumi, Siswa SDN 11 Sawang Tanam Pohon dan Ikuti Aneka Lomba

-Warga Menulis-103 views

Laporan Jurnalis Warga, Nurwida

ACEHSATU.COM | ACEH UTARA – Para siswa SDN 11 Sawang, Kabupaten Aceh Utara melaikan kegiatan penanaman pohon, perlombaan menghias taman dengan memaksimalkan barang bekas, dan perlombaan menggambar kondisi lingkungan sekitar sekolah.

Acara di SDN 11 Sawang pada 30 April 2019 itu dalam rangka memperingati Hari Bumi dengan tema ‘Ayo Selamatkan dan Lestarikan Bumi Kita Bersama’’.

SDN 11 Sawang merupakan salah satu sekolah bimbingan ESD (Education for Suistanable Development ) di Aceh Utara.

BACA: Peringati Hari Bumi 2019, Gadjah Mada Shooting Club Tanam Pohon

ESD dengan nama lainnya sering disebut pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.

ESD merupakan salah satu program  SRJS (Share Resource Joint Solution) di wilayah DAS Peusangan.

Program SRJS ini merupakan program kerjasama antara tiga lembaga yaitu WWF, FDKP dan Balai Syura di wilayah PJT (Peusangan, Jambo Aye, dan Tamiang).

Siswa SDN 11 Sawang sedang menanam pohon. Foto | Nurwida

Biasanya hari bumi dilaksanakan pada  tanggal 22 April setiap tahunnya oleh masyarakat dunia.

Hari bumi merupakan hari yang dirancang dan dilaksanakan dengan bertujuan untuk menyadarkan masyarakat dunia untuk berapresiasi menjaga lingkungan.

Peringatan hari bumi digunakan sebagai penanda gerakan peduli lingkungan di era modern ini.

BACA: Peringati Hari Bumi, Ratusan Aktivis Lingkungan Akan Ikuti Long March

Harapannya dengan kegiatan peringatan hari-hari lingkungan di sekolah,  sebagai salah satu tempat terjadinya proses pendidikan, menjadi salah satu cara untuk memberi pemahaman kepada warga sekolah dan masyarakat sekitarnya untuk peduli dan bisa menjaga lingkungan sekitarnya.

Dikarenakan letak geografis sekolah SD N 11 Sawang merupakan daerah sumber air yaitu sungai dan berbatasan langsung dengan hutan, maka perlu penanaman konsep sejak dini untuk peduli agar lingkungan sekitarnya terselamatkan dan seimbang.

Kegiatan peringatan hari bumi turut melibatkan komite sekolah, perwakilan dari FDKP dan WWF, pengawas sekolah, dan perwakilan K3S sekolah dasar di Sawang. (*)

Komentar

Indeks Berita