Perempuan WN Malaysia Diselidiki Imigrasi Karena Urus KTP di Aceh Selatan

Seorang perempuan warga negara (WN) Malaysia yang telah menikah dengan pria Aceh diselidiki pihak Imigrasi Meulaboh.
WN Malaysia
ILUSTRASI - Perempuan WN Malaysia Diselidiki Imigrasi Karena Urus KTP di Aceh Selatan. | Foto: Tribunnews.com

Perempuan WN Malaysia Diselidiki Imigrasi Karena Urus KTP di Aceh Selatan.

ACEHSATU.COM | MEULABOH – Seorang perempuan warga negara (WN) Malaysia yang telah menikah dengan pria Aceh diselidiki pihak Imigrasi Meulaboh. Penyelidikan dilakukan setelah perempuan yang tidak disebutkan identitasnya itu berupaya mengurus KTP di Aceh Selatan, Aceh.

Melansir Antara, Kantor Imigrasi Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat menyelidiki dugaan seorang warga negara Malaysia, yang diduga berupaya mengaburkan identitas dengan mengurus pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) di Kabupaten Aceh Selatan.

“Kasus ini masih kita tindaklanjuti, ada indikasi warga negara Malaysia ini untuk mengaburkan status kewarganegaraannya menjadi warga negara Indonesia (WNI),” kata Kepala Kantor Imigrasi Non TPI Meulaboh, Azhar, Sabtu.

Ia menjelaskan, terungkapnya kasus tersebut setelah WN Malaysia yang tidak disebutkan identitasnya ini, berupaya mengurus pembuatan KTP di Kabupaten Aceh Selatan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, perempuan asal Malaysia tersebut sudah lama menikah dengan seorang pria asal Aceh Selatan berstatus sebagai Warga Negara Indonesia beberapa tahun lalu.

Dari hasil pernikahan tersebut, WN Malaysia tersebut telah dikarunia dua orang anak yang masih berusia dibawah lima tahun.

Guna mengungkap kasus ini, kata Azhar, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan dokumen WNA perempuan, guna melakukan langkah selanjutnya.

“Kemungkinan akan kita deportasi, tapi persoalan ini masih kita komunikasikan dengan pimpinan di atas,” katanya menambahkan. (*)