Perempuan Muda Bunuh Diri, Tinggalkan Bayi Umur 2 Bulan di Abdya

Perempuan tersebut berinisial S (33) warga Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya).
PEREMPUAN MUD BUNUH DIRI
Perempuan muda bunu diri tingggalkan bayi umur 2 Bulan di Abdya. perempuan tersebut pelaku bunuh diri berinisial S (33) warga Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya) ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergantung di rumahnya, Minggu (3/1/2021) pagi. Foto IST

Perempuan Muda Bunuh Diri, Tinggalkan Bayi Umur 2 Bulan di Abdya

ACEHSATU.COM | ABDYA – Perempuan muda bunuh diri tingggalkan bayi umur 2 Bulan di Abdya. perempuan tersebut pelaku bunuh diri berinisial S (33) warga Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya) ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergantung di rumahnya, Minggu (3/1/2021) pagi.


Jasad korban pertama kali ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tergantung
sekitar pukul 09.50 WIB. Belum diketahui penyebab kematian korban namun dari posisi korban ditemukan diduga bunuh diri.

Hingga pukul 11.00 WIB masyarakat terlihat ramai di rumah korban dan sejumlah polisi
juga sudah tiba di lokasi namun masih belum bersedia memberi keterangan. Berdasarkan keterangan warga sekitar yang ditemui anteroaceh.com, korban merupakan warga asal Aceh Selatan, di rumah itu ia tinggal dengan suaminya dan lima orang anak.


“Anaknya yang paling kecil masih berumur 3 bulan,” kata salah seorang warga yang
enggan namanya ditulis.

Tinggalkan Lima Anak dan Bayi Umur 5 Bulan

S (33) warga Geulumpang Payong, Kecamatan Blangpidie, Aceh Barat Daya (Abdya), yang ditemukan tewas dengan posisi tergantung dirumahnya, Minggu (3/1/2021) pagi ternyata memiliki bayi berusia dua bulan.

Peristiwa itu awalnya diketahui oleh mertua korban Sukmiati (62). Saat itu ia mendatangi rumah korban mendapati rumah dengan kondisi tertutup dan saat dipanggil tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Kemudian mertua korban berinisiatif masuk dari pintu belakang, alangkah kagetnya Sukmiati saat menemukan menantunya sudah tergantung di dalam rumah tersebut.

Kapolres Abdya, AKBP Muhammad Nasution melalui Kasat Reskrim AKP Erjan Dasmi mengatakan, peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Ia menjelaskan, saat kejadian kondisi rumah sedang sepi hanya ada korban dan bayinya yang berusia dua bulan, Sedangkan suaminya dan empat orang anaknya sedang keluar untuk membeli gas.

Bahkan, kata Erjan, sebelum pergi membeli gas, suami korban I (36) masih sempat berkomunikasi dengan istrinya.

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban dan latar belakang korban nekat gantung diri. Namun berdasarkan keterangan suami korban sejak melahirkan korban seperti mengalami depresi.

"Kita terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui apa sebenarnya penyebab motif korban meninggal dunia."

"Kalau masalah keluarga tidak ada, hanya saja menurut keterangan kita dapatkan dari suaminya, kalau korban ini usai melahirkan sering depresi atau pikirannya kerap kosong," terang Erjan.

Jasad korban telah dibawa ke RSUTP Abdya untuk dilakukan visum.(*)