Perahu Nelayan Pecah Dihantam Ombak, Satu Nelayan Singkil Hilang, Seorang Nelayan Lagi Selamat Setelah Berenang Dua Kilometer  

"Angin kencang menghamtam perahu yang mereka tumpangi sehingga mengalami kerusakan mesin . Disaat itu pula perahu juga dihantam gelombang tinggi hingga perahu tersebut pecah"
Perahu Pecah
Perahu nelayan Aceh Singkil pecah dihantam gelombang tinggi menyebabkan satu nelayan hilang. Selasa 2 Agustus 2022. acehsatu.com/waspada/ist

ACEHSATU.COM [ SINGKIL – Perahu nelayan milik nelayan Singkil pecah dihantam gelombang besar di di kawasan Perairan Suak Bakung Bulusema Kabupaten Aceh Selatan menyababkan satu nelayan atas nama Hasbi (53) hilang sementara rekannya, Suhardi (48) selamat setelah berenang sejauh dua kilometer. Selasa 2 Agustus 2022.

Panglima Laut Kecamatan Kuala Baru, Singkil, Adamir kepada wartawan Rabu 3 Agustus 2022 mengatakan, kedua nelayan ini berangkat mencari ikan menggunakan perahu sepanjang delapan meter menuju perairan Suak Bulusema, Aceh Selatan.

Saat sedang menjaring ikan, menjelang siang hari tiba-tiba berhembus angin kecang dan badai sehingga kedua nelayan ini bergegas untuk kembali.

Baca : Tim SAR Kerahkan Penyelam Cari Nelayan Hilang di Peraian Bakongan Aceh Selatan

Namun dalam perjalanan, angin kencang tersebut menghamtam perahu yang mereka tumpangi sehingga mengalami kerusakan mesin . Disaat itu pula perahu tersebut juga dihantam gelombang tinggi hingga perahu tersebut pecah.

Perahu Pecah
Perahu nelayan Aceh Singkil pecah dihantam gelombang tinggi menyebabkan satu nelayan hilang. Selasa 2 Agustus 2022. acehsatu.com/waspada/ist

Keduanyapun melompat ke laut dan berusaha berenang ke tepi pantai yang jauhnya sekitar dua kilometer, saat tiba di tepi pantai Suhardi tidak menemukan rekannya Hasbi dan dinyatakan hilang.

Kemudian Hasbi melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Camat Kecamatan Kuala Baru.

Baca : Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Laut Bakongan Aceh Selatan

Pasca hilangnya seorang nelayan tersebut, warga langsung melakukan pencarian dengan menyisir pantai tersebut sembari menunggu bantuan Tim BPBD setempat (*)