Penyuludup Rokok Ilegal Ditahan Kejari Aceh Tamiang

Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang menahan tersangka Rasyidi (28) warga Dusun Karkam, Desa Cot Asan, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur yang diduga menyuludupkan rokok Ilegal Luffman asal luar negeri.
rokok ilegal
Petugas gabungan Kanwil Bea Cukai Aceh, Satpol PP dan Dinas Pertanian dan Perkebunan menyita sejumlah rokok ilegal tanpa cukai saat operasi pasar di kawasan Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (27/3/2021). Dalam operasi pasar yang disertai dengan soasialisasi kepada pedagang grosir dan pedagangan eceran di daerah itu, tim gabungan Kanwil Bea Cukai menyita ratusan bungkus rokok ilegal tanpa cukai yang diduga dipasok dari luar negeri. ANTARA FOTO/Ampelsa (Antara Aceh/Ampelsa)

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang menahan tersangka Rasyidi (28) warga Dusun Karkam, Desa Cot Asan, Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur yang diduga menyuludupkan rokok Ilegal Luffman asal luar negeri.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tamiang, Agung Ardyanto, melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Rajezhkana kepada wartawan, Sabtu (23/20/2021) mengatakan, saat ini tersangka ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Polres Aceh Tamiang)sejak Kamis (20/10/2021) setelah pihak Bea Cukai Aceh menyerahkan tersangka kepada pihaknya bersama Barang Bukti (BB) satu unit mobil truk Box berwarna Putih dengan nomor polisi BK 8860 CE.

Selanjutnya, 100 karton berisisi rokok Luffman masing masing berisi 50 slop rokok. Kemudian KTP dan SIM milik tersangka dan satu unit hand phone merk Samsung.

Dijelaskan Rajezhkana, tersangka sudah dua kali ditangkap, sebelumnya tersangka Satuan Tugas KPPBC TMP Langsa pada Sabtu, 14 Agustus 2021 di Jalan Lintas Medan – Banda Aceh, Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, provinsi Aceh.

Namun dalam proses penyidikan tambah Kasi Intel ini, tersangka tidak ditahan dan kemudian tersangka ditangkap kembali beserta barang bukti yang baru oleh Satuan Tugas KPPBC TMP Langsa pada hari Sabtu, 25 Agustus 2021 di Jalan Lintas Medan – Banda Aceh, Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh tamiang, provinsi Aceh.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka langsung dilakukan penahanan,” pungkas Kasi Intel) Rajezhkana mengakhiri (*)