Nasional

Penyelam Basarnas Gugur Saat Evakuasi Lion Air

Baru seminggu kembali dari Palu. Dia minta dijemput di bandara dua hari yang lalu, meminjam peralatan selam saya dan minta diantar ke pos evakuasi JT610 di Tanjung Priok

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Syachrul Anto, seorang penyelam yang bergabung tim Basarnas, meninggal dunia saat mencari jasad korban dan serpihan pesawat Lion Air JT610 pada 2 November kemarin.

Anggota Indonesia Diver Rescue Team itu meninggal diduga akibat mengalami dekompresi. Hal itu diungkapkan oleh Dansatgas SAR, Kolonel Laut (P) Isswarto saat dihubungi Merdeka.com.

“Diduga dekompresi karena tekanan. Bekerja tidak tahu waktu, harusnya naiknya pelan-pelan, lima meter berhenti dulu, sampai muncul (ke permukaan). Dia mungkin langsung,” kata Isswarto, Sabtu (3/11/2018).

Kepergian Syachrul cukup mengejutkan rekan-rekannya. Salah satunya adalah Yosep Safrudin yang mengakui Syachrul adalah penyelam yang sangat berpengalaman.

“Penyelam berpengalaman. Syachrul telah membantu dalam beberapa operasi evakuasi – termasuk kecelakaan AirAsia Flight QZ8501 pada tahun 2014,” kata Yosep.

Yosep mengatakan Syachrul baru saja pulang ke rumahnya di Surabaya setelah dari Palu untuk membantu misi kemanusiaan di sana.

“Baru seminggu kembali dari Palu. Dia minta dijemput di bandara dua hari yang lalu, meminjam peralatan selam saya dan minta diantar ke pos evakuasi JT610 di Tanjung Priok,” tulis Yosep di akun Facebooknya.

Sumber Dream.id

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top