Penghuni Gubuk Kardus Bukan Warga Uteunkot, Ini Fakta Sebenarnya

Penghuni Gubuk Kardus Bukan Warga Uteunkot, Ini Fakta Sebenarnya
Penghuni Gubuk Kardus Bukan Warga Uteunkot, Ini Fakta Sebenarnya

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Geuchik Gampong Meunasah  Uteun Kot, M. Yusuf mengungkapkan  Janda empat anak penghuni gubuk kardus di Lorong Dusun Teuku Cot Kupula bukanlah warga desanya.

“Keluarga itu aslinya adalah warga Gampong Meunasah  Mee, Kandang, bukan warga Uteungkot.

Keberadaan gubuk yang tereletak di desa kami hanya digunakan sebagai tempat menyimpan barang dan memasak saja,” kata M. Yusuf, Kamis (4/2/2021).

M. Yusuf juga menjelaskan keberadaan gubuk yang ditempati oleh sekeluarga miskin itu juga tidak diketahui oleh aparatur desa setempat. 

“Malam harinya mereka sekeluarga pulang dan beristirahat di Gampong Meunasah  Mee.

Keluarga itu benar memang keluarga miskin,” ujar Geuchik. Selaku pimpinan dan aparatur Gampong setempat, M Yusuf mengaku sangat terbebani dengan informasi di media tentang kondisi ibu Laila seakan tanpa ada kepedulian dan perhatian.

“Bukan kami tidak perhatian dan peduli. Tapi keluarga itu bukanlah warga kami, mereka hanya menumpang untuk menyimpan barang disini, karena saat ini rumah mereka sedang dibangun di tanah milik  aset Gampong Meunasah Mee, Kandang,” jelasnya.

Saat ini sudah banyak yang datang dan membantu, bahkan rumah yang dibangun untuk merek juga hampir rampung.

Terkait berita sebelumnya "Zahra, Remaja 15 Tahun di Lhokseumawe Jadi Kuli Bangunan Untuk Bertahan Hidup".

Tadi sore tim AWTcare langsung terjun langsung ke lapangan. Berikut laporan yang kami dapatkan.

  1. Keluarga Zahra bukan warga Uteunkot-Cunda seperti berita yang beredar, tapi berKTP Meunasah Mee Kandang.
  2. Tempat tinggal keluarga zahra yang viral tersebut, bukanlah tempat tinggalnya yang permanen, Tapi tempat tersebut hanya tempat sementara, berhubung rumah keluarga zahra dalam renovasi.

Zahra sebelumnya tinggal dirumah sewa, berhubung sudah habis masa Sewa keluarga pindah sementara ke tempat rumah kecil* yang viral tersebut dan ditempt tersebut ada gudang semen, besi dll. Sambilan menjaga tempat itu, Zahra juga kadang suka membantu, jadi bukan Kuli Bangunan.

  1. Foto Sampul, itu rumah zahra yang dibangun diatas tanah milik gampoeng Zahra, Meunasah Me (status Hak Pakai) dan rumah tersebut dibangun atas inisiatif bantuan Pihak sekolah SMP 5 Lhokseumawe tempat zahra belajar.
  2. Menurut Paman Zahra, zahra masih punya Ayah, tapi jarang pulang karena ayah zahra bekerja dikebun (lam gle) yang jauh dari kota, kadang hanya sebentar pulang.
  3. Zahra punya empat bersaudara, Ilham (18) baru tamat SMK (tidak kuliya) kerja bebas, Zahra (kelas 3 SMP), Suci (kelas 1 SMP), dan Wahyu (kelas 1 SD).

.