Breaking News

Penggeledahan Ruang Sekretariat DPRK Bireuen Akhirnya Terjawab

Penggeledahan ruang sekretariat DPRK Bireuen oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Bireuen, terkait kasus pengadaan tanah SMPN 2 Pandrah.

Acehsatu.com | Fajri Bugak

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Pengeledahan yang dilakukan secara tiba-tiba ke ruang Sekretariat Dewan DPRK Bireuen oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Kepolisian resort Bireuen (Polres Bireuen) sekitar pukul 15.00 WIB terkait kasus pengadaan tanah SMPN 2 Pandrah.

Baca: Tim Tindak Pidana Korupsi Polres Bireuen Geledah Ruang Sekretariat DPRK Bireuen

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Bireuen, AKBP Rizal Yulianto melalui Kasat Reskrim Polres Bireuen Iptu Riski Andrian SIK  kepada wartawan usai penggeledahan ruang sekretariat DPRK Bireuen oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Bireuen.

“Kami menggeledah sejumlah titik di ruang sekretariat dewan untuk mencari bukti tambahan terkait penetapan tersangka baru dalam kasus pengadaan lahan SMPN 2 Pandrah,”jelas Iptu Riski Andrian SIK.

Kasat Reskrim Polres Bireuen menambahkan saat pihaknya ini sedang melakukan penyelidikan untuk tersangka baru. Jadi penggeledahan kita lakukan untuk mencari alat bukti tambahan berupa dokumen pendukung,  ungkapnya.

Untuk diketahui, kasus pengadaan pembebasan tanah untuk pembangunan Gedung SMPN 2 Pandrah, di Desa Bantayan, Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen Tahun 2013-2014 Diduga sarat masalah. Sehingga berpotensi merugikan keuangan daerah Senilai Rp 300  juta lebih. Hal tersebut karena pembayaran lahan yang sama dilakukan berulang kali. paparnya.

Saat ini polisi sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus pengadaan tanah tersebut yaitu panitia dan Kasi Pengukuran Tanah dengann Inisial Inilsial J dan JY. Kasus pengadaan tanah yang merugikan negara sebesar Rp300 juta lebih itu sudah P21.

“Penggeledahan tersebut masih berlanjut hingga besok dan lusa di beberapa titik untuk mencari bukti-bukti tambahan,”demikian kata Kasat Reskrim Polres Bireuen.

To Top