ACEHSATU.COM | BIREUEN – Pengerakan radikalisme di Indonesia telah menimbulkan korban jiwa. Contoh pengerakan pemikiran radikalisme seperti  Bom Surabaya dan penyerangan Mapolda Riau baru-baru ini merupakan tindakan radikalisme yang menimbulkan korban jiwa.

Penguatan lembaga pendidikan merupakan salah cara mendangkal pengerakan radikalisme.

Lembaga pendidikan garda terdepan dalam membendung pengerakan radikalisme di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Efendi Hasan, Peneliti Isu Radikal di Aceh, Sabtu,(26/5/2018), di Aula FKIP Kampus Timur Universitas Almuslim Bireuen.

Seminar itu mengusung tema “Memperkokoh Peran Lembaga Pendidikan dan Dayah dalam Menangkal Radikalisme Dan Terorisme di Indonesia.”

Dalam kesempatan tersebut Efendi Hasan menawarkan beberapa cara bagi lembaga pendidikan dalam menangkal radikalisme.

Salah satu cara tersebut ialah perlu penerapan  kurikulum deradikalisasi.

Dengan penerapan kurikulum ini para stekholder pendidikan harus mampu memberikan pengertian radikal bagi peserta didik  supaya mereka tidak mudah terjerumus dalam gerakan radikalisme.

“Hal-hal seperti ini penting dilakukan oleh lembaga pendidikan sebagai bentuk upaya pencegahan dini dari radikalisme,” kata Efendi.

Selain penerapan kurikulum deradikalisasi, penambahan jam pelajaran mata agama juga perlu dilakukan oleh Lembaga pendidikan dalam mendangkal radikalisme.

Saat ini kata Efendi dalam kurikulum 2013  malah terjadi pengurangan mata pelajar agama bagi peserta didik.

Hal seperti ini terkesan aneh, Padahal melalui mata pelajaran agama di Lembaga pendidikan juga bisa ampuh menangkal pemikiran radikalisme di Lembaga pendidikan.

“Di Negeri kita ganti menteri ganti kurikulum. Anehnya lagi hal-hal yang bagus dalam kurikulum sebelumnya tidak dipertahankan seperti mata pelajar P4. Di kurikulum sekarang kan tidak ada lagi,” jelas Dekan I Fisip Unsyiah ini. (*)

Tentang Admin

Nama lengkap: Fajri
Wilayah liputan: Bireuen

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *