Pencarian Dua Korban Tabrakan Kapal Tanker di Aceh Timur Dihentikan

Dua Orang Dilaporkan Hilang Tenggelam Meski operasi dihentikan, kata Aulia, jika ada informasi mengenai korban ditemukan, pihaknya dari Pos SAR Langsa siap untuk membantu evakusi.
Tanker Tabrak Boat Nelayan
Ilustrasi : Tabrakan di laut, nelayan tenggelam/tribunnews.com

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pencarian terhadap dua nelayan asal Aceh Timur yang hilang tenggelam pada Sabtu malam 09 Oktober 2021 lalu, kini dihentikan.

Tim gabungan yang terlibat melakukan pencarian tidak berhasil menemukan korban, meski telah pencarian telah dilakukan selama tiga hari.

Kakan SAR Aceh, Budiono melalui Koordinator Pos SAR Langsa, Aulia Rahman, Rabu (13/10/2021) mengatakan, penghentian operasi pencarian korban dilakukan setelah dilakukan musyawarah dengan pihak keluarga korban.

“Keluarga korban telah ikhlas, karena selama tiga hari dilakukan pencarian namun belum membuahkan hasil,” kata Aulia.

Dua Orang Dilaporkan Hilang Tenggelam Meski operasi dihentikan, kata Aulia, jika ada informasi mengenai korban ditemukan, pihaknya dari Pos SAR Langsa siap untuk membantu evakusi.

Pencarian Orang Tenggelam di Aceh Tamiang Dihentikan Seperti diberitakan sebelumnya, dua nelayan Aceh Timur dilaporkan tenggelam setelah boat yang ditumpangi mereka bertabrakan dengan sebuah kapal.

Peristiwa tersebut terjadi di perairan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu malam (09/10/2021). Dua nelayan yang dilaporkan hilang yakni, Zulfakri (48) dan Mirza Rullah (18), ke duanya warga Desa Ulee Blang, Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Aulia menyebutkan, insiden tersebut terjadi bermula saat boat ikan yang ditumpangi dua korban dan dua teman mereka sedang mengarungi perairan Idi untuk mencari ikan. Saat dalam perjalanan boat tersebut bertabrakan dengan sebuah kapal yang diduga kapal tanker (tanpa nama).

Akibat tabrakan tersebut, kata Aulia, boat yang ditumpangi dua korban dan dua teman mereka itu patah.  Namun dua teman korban yaitu Erwin Saputra (38), warga Desa Alue Blang, Idi Rayeuk dan Andy Muhatir (38), warga Gampong Jawa, Idi Rayeuk berhasil diselamatkan oleh boat nelayan lain, sementara dua korban hilang diduga tenggelam.

Koordinat lokasi kejadian sendiri berada di N 5°44’42.6552″ E 98°14’55.2048″.