Pemko Banda Aceh Luncurkan ATM Beras untuk Warga Kurang Mampu

ATM Beras diluncurkan Pemerintah Kota Banda Aceh untuk meluncurkan program penyaluran bantuan beras kepada warga kurang mampu melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) beras.
ATM Beras
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman saat mencoba ATM Beras dan menyerahkannya kepada warga kurang mampu, Senin (25/1/2021) (ANTARA/HO)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – ATM Beras diluncurkan Pemerintah Kota Banda Aceh untuk meluncurkan program penyaluran bantuan beras kepada warga kurang mampu melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) beras.

“Alhamdulillah, kita sudah meluncurkan ATM beras untuk warga kurang mampu yang ada di Banda Aceh,” kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, di Banda Aceh, Senin.

Peluncuran ATM itu merupakan hasil kerjasama Pemerintah Banda Aceh melalui Baitul Mal setempat dengan Bank Mandiri Syariah (BSM) Aceh.

Proses uji coba ATM beras itu dilakukan oleh Aminullah Usman bersama Kepala Baitul Mal Asqalani, dan Area Manager BSM Aceh Firmansyah. Sekaligus memberikan beras secara simbolis kepada warga kurang mampu.

Aminullah mengucapkan terima kasih kepada BSM Aceh yang telah memberikan kemudahan kepada warga kurang mampu melalui program ATM beras tersebut.

“Ini adalah langkah yang sangat tepat dalam membantu warga miskin, apalagi di saat kondisi pandemi COVID-19 seperti ini, sehingga program ATM beras menjadi solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

ATM Beras
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman saat mencoba ATM Beras dan menyerahkannya kepada warga kurang mampu, Senin (25/1/2021) (ANTARA/HO)

Aminullah menyampaikan, ATM itu program merupakan yang pertama di Aceh, langkah ini dilakukan untuk mempermudah penyaluran beras lebih praktis dan efisien.

Kata Aminullah, ATM itu berkapasitas 250 liter dan penggunaannya lebih mudah, hanya dengan menempelkan kartu ATM yang diberikan oleh Baitul Mal sebagai pengelola, maka warga akan langsung mendapatkan beras.

Aminullah berharap, ke depan akan lebih banyak lagi muzakki (orang yang membayar zakat) yang menyetorkan zakatnya ke Baitul Mal Banda Aceh.

“Insya Allah, dana zakatnya akan dikelola secara transparan dan saya sendiri ikut langsung memantau hingga proses penyalurannya kepada yang berhak,” kata Aminullah Usman. (*)