Langsa

Pemerintah Kota Langsa Dinilai Sukses Majukan Pendidikan

Dok. Humas Pemko Langsa

Dok. Humas Pemko Langsa

Laporan Hendra Isra

ACEHSATU.COM, LANGSA —Pemerintah Kota Langsa di bawah kepemimpinan Walikota Langsa Tgk Usman Abdullah SE dan Wakilnya Drs Marzuki Hamid MM sukses memajukan bidang pendidikan di Kota Langsa, baik pendidikan formal maupun non-formal.

Penilaian itu disampaikan Ketua Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Regional III Aceh Surbaini APi saat ditemui ACEHSATU.COM di ruang kerjanya, Jumat (11/3/2016) kemarin.

Surbaini mengatakan, di masa pemerintahan Usman Abdullah, PKBM terbantu mengorbitkan tenaga-tenaga berkeahlian pada berbagai bidang keterampilan, seperti merangkai bunga, kursus perbengkelan, dan berbagai macam kegiatan lainnya guna menekan angka pengangguran di tengah masyarakat.

“Kesemuanya ini bisa kami peroleh berkat kepedulian dan keseriusan dari Toke Seu’um (panggilan Usman Abdullah-red) selaku walikota untuk memberikan dukungan dan semangat kepada kami terutama kepada saya,” ujar ketua PKBM Regional III yang membawahi lima daerah yaitu Aceh Tamiang, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe ini.

Atas pencermatan itu, sebagai ketua Forum PKBM Regional III Aceh seluruh Ketua PKBM se Kota Langsa mendukung sepenuhnya rencana pencalonan kembali Tgk Usman Abdullah maju sebagai Walikota Langsa untuk masa jabatan 2017-2022 mendatang.

Ditambahkan, dukungan juga datang dari warga belajar yang selama ini mendapatkan perhatian khusus Walikota Langsa melalui dukungan anggaran pada kegiatan pelatihan-pelatihan maupun kursus life skill PKBM.

“Karena setiap setahun sekali juga diadakan tambahan ilmu bagi mereka yang sudah menyelesaikan belajar kesetaraan dalam mengambil Paket A ,B ,maupun Paket C,” urainya.

Surbaini mengaku tidak berbicara atas dasar motivasi politik karena bukan kapasitasnya. Menurutnya, hal itu semata-mata didasarkan pada fakta dan kenyataan hari ini pendidikan nonformal memang mendapat perhatian sangat serius dari Walikota sebagai salah satu upaya meningkatkan sumberdaya warganya.

“Sehingga masyarakat yang tidak mampu, tapi berkeinginan untuk maju dengan memiliki skill, maka tempat dan wadah mereka ada di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ini,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top