Nasional

Pemerintah Bahas Ide KPK Jadi Lembaga Tunggal Berantas Korupsi

ACEHSATU.COM, Jakarta – Pemerintah tengah membahas ide agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi lembaga tunggal yang menangani perkara tindak pidana korupsi. Gagasan tersebut untuk mendongkrak skor Indeks Persepsi Korupsi (IPK) atau Corruption Perseption Index (CPI) Indonesia yang 36 poin.

Deputi II Bidang Kajian dan Pengelolaan Program Prioritas Kantor Staf Presiden, Yanuar Nugroho mengatakan, dengan menjadikan KPK sebagai lembaga tunggal pemberantasan korupsi, nantinya diharapkan tidak ada tumpang tindih kewenangan antar lembaga penegak hukum.

“Kami mencoba menyarikan pendapat itu. Gagasan paling mendasar adalah harusnya korupsi ditangani oleh satu lembaga tunggal. KPK tangani korupsi, Polisi tangani kejahatan apapun selain korupsi, dan Kejaksaan tangani penuntutan. Clear kan,” kata Yanuar dalam peluncuran Corruption Perceptions Index 2015 di Jakarta, Rabu (27/1/2016).

Menurut dia, gagasan adanya sebuah lembaga tunggal pemberantasan korupsi telah diterapkan di Malaysia dan Hongkong. Keberadaan satu lembaga khusus yang menangani masalah korupsi di kedua negara itu, lanjut dia, skor IPK mereka di atas 50 poin.

“Referensinya gampang, Hongkong dan Malaysia. Malaysia itu 54 (skornya). Jadi kita coba dong kalau mau serius tangani korupsi masih exercise pemikiran itu,” ujarnya.

Yanuar mengungkapkan, gagasan lembaga tunggal pemberantasan korupsi ini masih digodok pihaknya dengan mengajak sejumlah pihak terkait untuk mendiskusikan dan membahas pengukuhan lembaga tunggal tersebut.

“Teman-teman di KSP masih diskusi panjang dengan KPK, Bappenas. Isunya banyak harus bicara lagi dengan polisi, dan kejaksaan,” tukasnya.(OKEZONE)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top