Pemerintah Aceh Tiadakan Pawai Takbir Keliling

Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh menyatakan pawai takbir keliling dalam rangka lebaran Idul Adha 1442 Hijriah masih ditiadakan dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19.
Pawai Takbir Keliling
Ilustrasi-pawai takbir. Dok Antara

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh menyatakan pawai takbir keliling dalam rangka lebaran Idul Adha 1442 Hijriah masih ditiadakan dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19.

“Tahun ini kita tetap melaksanakan musabaqah takbiran Idul Adha 1442 Hijriah, namun pelaksanaan di masjid-masjid tidak di pusatkan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh,” kata EMK Alidar di Banda Aceh, Senin.

Ia menjelaskan peniadaan pawai takbir mobil hias dan pejalan kaki merupakan salah satu upaya mencegah kerumunan dan mencegah penyebaran COVID-19.

“Takbir malam hari raya berlangsung di masjid-masjid dan mushalla,” katanya.

Pawai Takbir Keliling
Ilustrasi-pawai takbir. Dok Antara

Ia mengatakan untuk perayaan peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Aceh, Panitia juga mengadakan musabaqah takbiran yang di ikuti 18 peserta yang ada di wilayah Aceh Besar dan Banda Aceh.

“Peserta takbiran untuk lomba takbiran di masing-masing masjid di batasi sekitar 20 orang,” katanya.

Menurut dia tim hakim penilai lomba akan mendatangi semua masjid peserta lomba untuk menilai penampilan grup takbiran tersebut.

“Lomba takbiran dilakukan dengan mengikuti Protkes yang ketat,” katanya. (*)