Pemerintah Aceh tak Serius Upayakan Pilkada 2022?

Ketua Umum DPP Partai Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem menyebut Pemerintah Aceh tidak serius dalam mengupayakan agar Pilkada Aceh dapat dilaksanakan pada tahun 2022.
Pilkada 2022
Ketua Umum DPP Partai Aceh Muzakir Manaf (Mualem) memberikan keterangan kepada wartawan di Takengon, Minggu (28/3/2021). (Antara Aceh/Kurnia Muhadi)

ACEHSATU.COM | TAKENGON  РPersoalan Pilkada Aceh masih menggantung hingga kini. Komunikasi politik antara Pemerintah Aceh, DPR Aceh, dan lintas partai politik dengan Pemerintah Pusat belum menemukan titik temu.

Kondisi itu dinilai akibat tidak seriusnya Pemerintah Aceh mengupayakan Pilkada bisa digelar tahun 2022.

Seperti yang diungkapkan Ketua Umum DPP Partai Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, Minggu hari ini.

Mualem menyebut Pemerintah Aceh tidak serius dalam mengupayakan agar Pilkada Aceh dapat dilaksanakan pada tahun 2022.

“Saya lihat Pemerintah Aceh tidak begitu serIus untuk menjalankan Pilkada 2022,” kata Mualem usai melantik Pengurus DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Tengah di Takengon, Minggu (28/3/2021).

Pilkada 2022
Ketua Umum DPP Partai Aceh Muzakir Manaf (Mualem) memberikan keterangan kepada wartawan di Takengon, Minggu (28/3/2021). (Antara Aceh/Kurnia Muhadi)

Dalam hal ini kata dia bahwa Pilkada Aceh harus tetap dilangsungkan pada tahun 2022 jika merujuk pada komitmen perjanjian MoU Helsinki antara Aceh dengan Pemerintah Pusat.

Mantan Wakil Gubernur Aceh itu juga mengaku bahwa pihaknya akan berupaya untuk bisa menemui Presiden Joko Widodo di Jakarta guna bisa lebih memperjelas hal tersebut.

“Kita harapkan kepada (pemerintah) pusat supaya tetap sesuai dengan komitmen perjanjian MoU Helsinki,” ujar Mualem. (*)