Pemerintah Aceh Memberikan Dukungan Penuh Untuk Subholding Gas Pertamina

Pertemuan ini juga sekaligus untuk menindaklanjuti pengembangan industri di kawasan eks PT Arun, Lhokseumawe atau yang disebut Kawasan Ekonomi Arun Lhokseumawe (KEKAL).
President Director PAG yang baru, Bara Ilmarosa di Pendopo Gubernur Aceh, Jumat (8/3/2022). Didampingi Technical & Operation Director, Yan Syukharial; Corporate Secretary, Hatim Ilwan dan Manager Corporate Communications & CSR, Iskandarsyah, Bara diterima langsung oleh Gubenur Aceh, Nova Iriansyah, yang didampingi Staf Khususnya, Iskandar Jamal.

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh memberikan dukungan penuh untuk Subholding Gas Pertamina.

Subholding gas Pertamina, melalui afiliasinya PT Perta Arun Gas (PAG), mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Provinsi Aceh dalam upaya pengembangan bisnis regasifikasi dan LNG Hub dunia.

Hal itu mengemuka dalam kunjungan perdana President Director PAG yang baru, Bara Ilmarosa di Pendopo Gubernur Aceh, Jumat (8/3/2022).

Didampingi Technical & Operation Director, Yan Syukharial; Corporate Secretary, Hatim Ilwan dan Manager Corporate Communications & CSR, Iskandarsyah, Bara diterima langsung oleh Gubenur Aceh, Nova Iriansyah, yang didampingi Staf Khususnya, Iskandar Jamal.

Dijelaskan Bara, sesuai arahan subholding Gas, PAG sebagai perusahaan regasifikasi dan LNG Hub kelas kunia saat ini sedang ekspansi bisnis untuk Go Global.

“Hal ini terwujud tentu salah satunya berkat dukungan penuh dari Bapak Gubernur,” ujarnya.

Pertemuan ini juga sekaligus untuk menindaklanjuti pengembangan industri di kawasan eks PT Arun, Lhokseumawe atau yang disebut Kawasan Ekonomi Arun Lhokseumawe (KEKAL).

Masih menurut Bara, Provinsi Aceh terutama Kota Lhokseumawe merupakan daerah dengan beragam potensi untuk dapat dikelola secara profesional.

“Kami akan selalu berkoordinasi dan membangun hubungan baik dengan Pemerintah Aceh dan para stakeholder terutama terkait pengembangan industri di kawasan eks Arun guna meningkatkan sumber daya lokal,” ungkap Bara.

Dalam kesempatan itu, Bara yang baru menjabat Director PAG sejak 15 Maret 2022 lalu menegaskan komitmennya untuk turut bersama membangun Aceh.

“Kami berusaha maksimal memberikan manfaat terutama untuk Lhokseumawe maupun Aceh, dan Indonesia secara umum. PAG menjadi urat nadi penyaluran energi di Indonesia bagian barat,” kata Bara.

Gubernur Nova Iriansyah mengapresiasi keberadaan PAG yang selama ini selalu menjalin hubungan yang sangat baik dengan para stakeholder.

“Pemerintah Aceh mendukung penuh kegiatan operasional PAG, terlebih dengan pengembangan bisnis ini semoga PAG mampu memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi Aceh,” jelasnya.

Ditambahkan dia, kehadiran PAG di Kota Lhokseumawe diharapkan semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan.

“Pemerintah siap mendukung kerja sama dalam pengembangan bisnis PAG. Hubungan mutualisme dengan perusahaan harus terukur dan konkrit manfaatnya,” pungkas Nova.