Pemerintah Aceh Akan Gelar Pasar Murah di 92 Titik, Ini Jadwal dan Lokasinya

Pemerintah Aceh Akan Gelar Pasar Murah di 92 Titik, Ini Jadwal dan Lokasinya

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh akan menggelar pasar murah di 92 titik dalam rangka membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam bulan suci Ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri.

“Pasar murah ini akan di laksanakan serentak di 23 Kabupaten/Kota yang akan berlangsung  dari  tanggal 13 hingga 16 Mei 2020. Pasar murah yng digelar bekerjasama dengan Bulog Aceh ini akan dibuka secara simbolis oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah,” kata Plt Kadis Perindag Aceh, Muslem Yacob di Banda Aceh, seperti dilansir Antara, Senin (11/5/2020).

Ia menjelaskan pasar murah yang akan berlangsung di 23 kabupaten/kota dengan tiap-tiap daerah empat titik akan menjual 4 jenis komoditi barang pokok yakni beras, minyak goreng, tepung terigu dan telur ayam.

“Masing-masing jenis barang tersebut tentunya dijual dengan harga murah dibawah harga HET (Harga Eceran Tertinggi-red) karena masing-masing jenis barang tersebut mendapat subsidi dari Disperindag Aceh,” katanya.

Pihaknya menyediakan beras sebanyak 12.500 Kg, minyak goreng 11.000 liter, tepung terigu 1.500 Kg dan telor 48.600 butir untuk masing-masing kabupaten/kota.

Muslem mengatakan  pelaksanaan pasar murah tersebut juga untuk meringankan beban masyarakat Aceh dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dan menstabilkan harga di pasaran.

“Kami berharap dengan penyelenggaraan pasar murah  ini dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” katanya.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 saat berbelanja di pasar murah.

“Pemerintah melalui Disperindag juga telah menyurati disperindag kabupaten/kota,” katanya.

Dalam pelaksanaan tersebut nantinya juga dapat menyediakan alat tes suhu badan, menyediakan sarana untuk mencuci tangan pakai sabun serta menyediakan hand sanitizer yang bisa dimanfaatkan pembeli.

“Masyarakat diharapkan selalu menjaga jarak (phisical distancing). Kepada panitia tolong wajibkan petugas dan pembeli untuk memakai masker,” kata Iswanto. (*)