Pembantu Rumah Tangga Curi Uang Majikan

Pembantu Rumah Tangga (PRT) Curi uang majikan berinisial SW (31) warga Banda Aceh ditangkap pihak kepolisian karena melakukan mencuri harta benda milik majikannya.
Pembantu Rumah Tangga (PRT) Curi uang majikan berinisial SW (31) warga Banda Aceh ditangkap pihak kepolisian karena melakukan mencuri harta benda milik majikannya. | [email protected]

Pembantu Rumah Tangga Curi Uang Majikan

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pembantu Rumah Tangga (PRT) Curi uang majikan berinisial SW (31) warga Banda Aceh ditangkap pihak kepolisian karena melakukan mencuri harta benda milik majikannya. 

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kapolsek Kuta Alam Iptu Muchtar Chalis menyebutkan SW ditangkap atas laporan korban Teuku Andryansyah Laksamana (36) warga Lampulo yang kehilangan harta bendanya senilai Rp 61 juta lebih. 

Baca Juga: Tewasnya Bripka Fachrul di Panggoi Masih Misteri

“Atas laporan itu, kita melakukan penyelidikan dan mengamankan tersangka SW dirumahnya di daerah Kuta Alam,” kata Kapolsek, Kamis (3/12/2020) Ia menyebutkan tindak pidana pencurian yang dilakukan SW terjadi pada Mei 2020 saat tersangka mengambil uang tunai milik korban sebesar Rp12 juta lebih serta 18 mayam emas.  “Harta benda korban itu diambil saat sedang membersihkan rumah majikannya,” ucapnya. 

Baca Juga: Ini Jadwal Tahapan Pilkada Aceh

Uang senilai Rp12 juta lebih dan 18 mayam itu diketahui raib, kata Kapolsek saat korban ingin mengambil uang miliknya yang berada di amplop yang disimpan di bawah kasur.

Baca Juga: Pembalap MotoGP Miguel Olivera Bakal Nikahi Adik Perempuan Sendiri

Namun uang tersebut sudah tidak ada lagi.  “Korban juga memeriksa emas yang ada di lemari pakaian, ternyata emas tersebut juga sudah hilang,” katanya. 

Selanjutnya korban melaporkan ke Polsek Kuta Alam dan menangkap SW. Dari pengakuannya, tersangka nekat mengambil barang berharga milik majikannya untuk kebutuhan ekonomi keluarga sehari-hari.

“Kita juga menyita barang bukti hasil kejahatan maupun barang hasil penjualan berupa dua unit motor, televisi dan barang lainnya,” ujarnya.  Pelaku saat ini mendekam disel tahanan Polsek Kuta Alam, tersangka dijerat Pasal 362 KUHP dan diancam 5 tahun kurungan  penjara,” ungkapnya.(*)