Lhokseumawe

Anggaran Asrama Mahasiswa Lhokseumawe Capai Rp 2,342 Miliar, tapi Kondisi Bangunannya Masih Sebatas Tiang

Pembangunan asrama yang di mulai sejak awal tahun 2014 tersebut yang telah memakan anggaran 2,342 miliar hingga tahun 2018 juga tidak kunjung selesai.

Foto | Istimewa

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pembangunan asrama mahasiswa Ikatan Pelajar Kota Lhokseumawe (IMPKL) kini kondisinya sangat memperihatinkan. Pasalnya, sampai kini pembangunan asrama mahasiswa tersebut masih sebatas tiang.

Amatan ACEHSATU.COM, kondisi saat ini sangat memprihatinkan, karena pembangunan sudah dimulai dari pembebasan lahan, pondasi dan tiang-tiang yang sudah berdiri tanpa atap, sebidang tanah itu pula sudah terpagar rapi berbeda dengan bangunan yang lainnya.

Namun, kondisi tersebut dibiarkan hingga bertahun-tahun.

Belakangan diketahui bahwa pembangunan asrama yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) tersebut menghabiskan anggaran 2,342 miliar, dengan rincian Rp 2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) 2014 dan Rp 342 juta dari APBK 2015.

Pembangunan asrama  yang dimulai sejak awal tahun 2014 tersebut yang telah memakan anggaran 2,342 miliar hinggan tahun 2018 juga tidak kunjung selesai.

Terkait pembangunan asrama tersebut, pengurus Ikatan Mahasiswa Pelajar Kota Lhokseumawe mendesak Pemerintah Lhokseumawe untuk segera merampungkan pembangunan asrama mahasiswa IMPKL di Banda Aceh yang terletak di Desa Blang Krueng, Kabupaten Aceh Besar.

Muhammad Kalvin selaku Ketua Ikatan Mahasiswa Pelajar Kota Lhokseumawe (IMPKL) Banda Aceh ditemani beberapa pengurus IMPKL mengatakan, “kami yakin dan percaya bahwasanya semua pihak khususnya pemerintah Kota Lhokseumawe akan melanjutkan pembangunan yang telah diimpikan oleh banyak mahasiswa dan pemuda Kota Lhokseumawe yang berada di Kota Banda Aceh,” kata Kalvin.

“Dengan lokasi yang sangat strategis dari Kopelma Darussalam tentu kita berharap pembangunan ini dapat selesai secepatnya agar dapat segera dimanfaatkan” tambahnya.

Melihat kondisi yang ada dengan pembangunan yang telah dilakukan, pihaknya sangat berharap dukungan seluruh pihak agar asrama ini dapat diselesaikan.

Ia juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat mahasiswa serta pemuda Lhokseumawe, agar terus berdoa dan berusaha agar proses pembangunan ini akan terealisasi dalam kepengurusan IMPKL ini.

“Karena ini merupakan impian seluruh pemuda dan mahasiswa kota lhokseumawe yang menuntut ilmu di Kota Banda Aceh,” tutupnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top