Pelaku Pembacokan Warga Simpang Mamplam Ditangkap Polisi, Begini Kronologi Kejadiannya

Pelaku pemacokan yang menyeabkan Mulyadi alias Si Lay (45) warga Desa Ie Rhob, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen, meninggal dunia akhirnnya ditangkap polisi.
Tim Identifikasi Polres Bireuen melakukan olah TKP depan kios pada Jumat (25/09/2020) dinihari. Foto. Rahmad/ACEHSATU.COM.

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Pelaku pembacokan yang menyeabkan Mulyadi alias Si Lay  (45) warga Desa Ie Rhob, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen, meninggal dunia akhirnnya ditangkap polisi.

Pelaku pembacokan MU (49) petani, warga Desa Ie Rhob Babah Lueng itu ditangkap pihak Polsek Samalanga di backup Kasat Intel bersama anggotanya saat sedang berobat di puskesmas Samalanga karena luka dibagian jari tangan kiri.

Selain Menangkap MU (49) tim Res Intel Polres Bireuen dipimpin Kasat Reskrim Iptu Dimmas Adhit Putranto SIK pada Jum’at juga (25/09/2020) mengamankan tiga orang diduga ikut membantu penganiayaan korban yakni Ag 26, tani dan Mu 22, tani keduanya beralamat Berandang Asam Kecamatan Cot Geurek Aceh Utara, Sa 40 wiraswasta, Desa Ceurucok Simpang Mamplam.

Saat ini keempat pelaku pembacokan yang menyebabkan Mulyadi alis Si Alay meninggal dunia sudah diamankan di Polres Bireuen.

“Untuk sementara ke empat yang diduga pelaku dibawa ke Polres Bireuen untuk proses lebih lanjut,” terang Iptu Dimmas Adhit Putranto SIK.

Kronologis kejadiannya

Sementara itu, Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kasatreskrim Iptu Dimmas Adhit Putranto SIK kepada wartawan pada Jumat (25/09/2020) pagi mengatakan, Telah terjadi tindak pidana penganiayaan berat mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain terhadap korban Mulyadi alias Si Lay (45) swasta, alamat Desa Ie Rhoeb Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen.

Kronologis kejadiannya tersebut berawal Kamis (24/09/2020) pukul 22:30 WIB, personel

Polsek Samalanga mendapat informasi dari warga telah terjadi penganiayaan berat di Desa Ie Rhob Babah Lueng di depan kios milik Rusmina (43) jualan warga setempat.

Selanjutnya personel Polsek Samalanga dan Polsubsektor Simpang Mamplam menuju ke Tkp memastikan kejadian tersebut dan tiba di Tkp melihat satu korban tergeletak ditanah posisi telungkup bersimbah darah diperkirakan meninggal dunia, terkena bacokan parang/benda tajam dibagian leher, kepala dan tangan.

Kemudian pihak Polsek Samalanga lalu menghubungi tim identifikasi Polres Bireuen yang dipimpin Kasatreskrim didampingi Kasat Intelkam Polres Bireuen, tim tiba dilokasi pukul 23:00 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Lanjut Kasatreskrim, setelah melakukan olah TKP, diperoleh informasi dari saksi di TKP, korban Mulyadi alias Si Lay (45) alamat Desa Ie Rhoeb Simpang Mamplam, menuju ke Desa Ie Rhob Babah Lueng dengan menggunakan sepeda motor kondisi bocor ban.

Kemudian korban menambal ban, dan kemudian korban pergi ke kios Rusmina hendak minum kopi/makan malam.

Lalu sekira pukul 22:40 WIB, seorang warga berinisial Mu (49) petani, alamat Desa Ie Rhob Babah Lueng tiba dikios tersebut.

Korban melihat Mu langsung menarik parang yang ada di pinggangnya dan menyerang korban sehingga terjadi perkelahian menyebabkan korban jatuh, sehingga Mu membacok korban dibagian leher, kepala, tangan, menggunakan sebilah parang. (*)