Pejabat Kementerian PUPR Aceh Ditemukan Tewas, Polisi Sebut Bunuh Diri

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Informasi ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan. Kepala Satuan Kerja (Satker) Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) … Read more

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Informasi ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapapun melakukan tindakan serupa.

Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan.

Kepala Satuan Kerja (Satker) Penyediaan Perumahan Provinsi Aceh Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR berinisial DR ditemukan tewas tergantung di rumahnya. Polisi menyebut DR meninggal karena bunuh diri.

“Korban yang ditemukan tergantung dengan menggunakan kain sarung di pintu belakang rumahnya murni bunuh diri,” kata Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadillah Aditiya Pratama kepada wartawan, Rabu (3/5/2023).

Berdasarkan pemeriksaan bagian luar oleh ahli forensik Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh dr Taufik Suryadi, kata Fadhil, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh DR. Dokter hanya menemukan lebam di bagian leher akibat lilitan kain.

BACA: Pejabat Balai Perumahan PUPR Aceh Ditemukan Tewas

“Serta membirunya jari korban akibat kehabisan oksigen sesuai hasil visum yang dikeluarkan oleh ahli forensik RSUZA Banda Aceh,” jelasnya.

Diketahui, DR ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Selasa (2/5) kemarin. Dia tinggal sendiri di rumah tersebut sementara keluarganya menetap di Jakarta.

Jenazah DR awalnya ditemukan sopir saat hendak menjemputnya. Sang sopir lalu melaporkan penemuan jasad DR ke perangkat desa lalu diteruskan ke polisi.

Tak lama berselang, jenazah DR dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh. Polisi masih menunggu keluarga DR dari Jakarta. (*)

AcehSatu Network
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Optio, neque qui velit. Magni dolorum quidem ipsam eligendi, totam, facilis laudantium cum accusamus ullam voluptatibus commodi numquam, error, est. Ea, consequatur.