Pedagang Bireuen Antusias Tera Ulang Timbangan, Pastikan Ketepatan Alat Ukur

Pedagang di Bireuen, antusias mengikuti tera ulang aneka jenis timbangan dimiliki untuk aktifitas jual beli, guna memastikan ketepatan alat ukur, meningkatkan layanan bagi konsumen sehingga tidak ada yang merasa dirugikan.
Pedagang Bireuen
Petugas dari unit Metrologi Legal melaksanakan tera ulang timbangan pedagang, di Kantor Camat Peudada, Selasa (24/11/2020) pagi. (Foto: Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Pedagang Bireuen Antusias Tera Ulang Timbangan, Pastikan Ketepatan Alat Ukur

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Pedagang di Bireuen, antusias mengikuti tera ulang aneka jenis timbangan dimiliki untuk aktivitas jual beli, guna memastikan ketepatan alat ukur, meningkatkan layanan bagi konsumen sehingga tidak ada yang merasa dirugikan.

Kegiatan tera ulang lanjutan digelar Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM melalui unit Metrologi Legal Bireuen, dihalaman kantor Camat Peudada, Selasa (24/11/2020).

Keterangan yang diperoleh Acehsatu.Com, tera ulang digelar 17 kecamatan ini, sudah berjalan 11 kecamatan, yaitu Gandapura, Makmur, Kutablang, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan Selatan, Peusangan, Jangka, Juli, Kuala, Jeumpa, dan hari ini (Selasa-red) Peudada.

Pedagang Bireuen
Petugas dari unit Metrologi Legal melaksanakan tera ulang timbangan pedagang, di Kantor Camat Peudada, Selasa (24/11/2020) pagi. (Foto: Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Hal itu dikatakan Kadisdagperinkop dan UKM Bireuen, Ir H Alie Basyah MSi melalui Kasi Metrologi Jufriadi ST, melalui Penera Ratih Purwana SP, didampingi pengamat tera Zulfikar, disela memeriksa timbangan pedagang, Selasa (24/11/2020) pagi di kantor Camat Peudada.

Penera Ratih Purwana juga mengatakan, serangkaian tera ulang telah dilaksanakan sampai ke Peudada, pedagang antusias membawa timbangan untuk diperiksa oleh petugas guna memastikan tepat tidaknya ukurannya.

Para pedagang juga ada yang membawa timbangan kondisi rusak untuk diperbaiki oleh raperatir. “Selesai kita tera ulang kita tempel stiker, ditimbangan dan juga anak timbangannya dicap tanda tera sah tahun 2020,” jelasnya.

“Kita imbau pedagang supaya dapat lebih tertib ukur, selain dapat dibawa periksa dalam kegiatan terus berlanjut sampai ke Samalanga ini, dan dapat disampaikan ke unit Metrologi Legal Kabupaten Bireuen, di Disdagperinkop dan UKM Bireuen, untuk di tera ulang,” terang Ratih.

Sementara Mahdi (37) seorang pedagang dari Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, sangat menyambut baik kegiatan tera ulang ini sehingga dapat melakukan pemeriksaan timbangan centisima dipakai untuk beli barang hasil bumi yang dimiliki.

“Saya membawa lima unit timbangan  ke Peudada untuk diperiksa memastikan apa ada kekurangan atau kelebihan berat dari timbangan saya pakai buat beli hasil bumi padi, jagung, kelapa dan lainnya,” ujarnya dan berharap rutin dilaksanakan. (*)