Bireuen

Pawai Budaya di Bireuen Amburadul, Masyarakat Kecewa

“Cukop treb tapreh tapreh peserta selanjut jih, lage kabeh karnaval jih, hana le peserta pawai, barisan payang that putoh, hek tapreh’’

Acehsatu.com | Fajri Bugak

ACEHSATU.COM | BIREUEN- Pawai budaya atau karnaval memeriahkan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 tingkat Kabupaten Bireuen yang dilangsungkan, Sabtu,(19/8/2017) meninggalkan rasa kekecewaan masyakat.

Hal tersebut diakibatkan oleh panitia pelaksana pawai budaya tidak mengatur dengan baik barisan peserta sehingga barisan peserta amburadur dan terputus-putus dan membuat masyarakat yang menonton harus menunggu lama barisan peserta berikutnya.

Kekecewaan tersebut seperti diungkapkan oleh salah seorang warga Sity kepada Acehsatu.com. Pawai budaya atau karnaval tahun ini sangat kengecewakan karena masyarakat yang menonton harus menunggu lama barisan berikutnya.

Sambil mengendong anaknya Siti terpaksa harus manarik diri kebelakang untuk berteduh dari terik matahari untuk menunggu peserta karnaval selanjutnya yang jauh tertinggal di barisan selanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan Rusdi, warga asal Kecamatan Kutablang juga mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap panitia pelaksanaan karnaval tahun ini, rasa kecewaan ini diakibatkan pihak panitian tidak mengatur dengan baik barisan peserta pawai karnawal.

“Cukop treb tapreh tapreh peserta selanjut jih, lage kabeh karnaval jih, hana le peserta pawai, barisan payang that putoh, hek tapreh’’keluh Rusdi.

Selain terjadi insiden barisan terputus, pihak panitian juga merubah rute yang dilalui secara tiba-tiba.

Sejauh ini acehsatu.com belum mendapat konfirmasi panitia pelaksana pawai budaya atas kejadian tersebut.

seperti diketahui, pawai budaya di Kabupaten Bireuen diikuti oleh pelajar tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMK dan sederajat dengan mengambil start di depan Mapolsek Kota Juang yang dilepas langsung oleh Bupati Bireuen H Saifannur dan Wakil Bupati Muzakkar A Gani didampingi unsur Forkompinda.

To Top