oleh

Paska Bentrok Perbatasan, India Berencana Blokir Tik Tok dan 53 Aplikasi Tiongkok

ACEHSATU.COM – Peristiwa bentrokan antara tentara India dan pasukan Tiongkok penjaga perbatasan kedua negara, Selasa, (16 Juni 2020) berdampak pada hubungan kurang baik negara tertua di dunia itu meski tidak mengarah pada duel senjata.

Pemerintah India diminta untuk melakukan pemblokiran sejumlah aplikasi asal Tiongkok demi untuk keamanan nasional. Badan Intelijen India menyodorkan daftar 52 aplikasi itu pada pemerintah dan meminta untuk diblokir. Beberapa aplikasi yang masuk dalam daftar seperti TikTok, WeChat, SHAREit, Bigo Live, Club Factory, Shein, dan Helo.

Diberitakan oleh media lokal, Hindustan Times, intelijen khawatir bahwa aplikasi tersebut dapat digunakan Tiongkok untuk mengekstrak data dalam jumlah besar dari pengguna mereka di India. Hal itu dianggap berbahaya dan dapat mengganggu keamanan nasional India.

Rekomendasi pemblokiran yang dikeluarkan oleh Badan Intelijen itu masih terus didiskusikan oleh otoritas India.

Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan rekomendasi dari badan intelijen itu juga didukung oleh Sekretariat Dewan Keamanan Nasional India. “Diskusi mengenai rekomendasi terus berlanjut,” kata seorang pejabat dikutip dari Hindustan Times pada Kamis (18/6).

Meski begitu, keputusan pemblokiran dianggap rumit. Pasalnya, beberapa aplikasi sangat populer di India dan memberi dampak pada industri digital di India. Seperti TikTok yang banyak digunakan oleh masyarakat India. Bahkan, India merupakan salah satu pasar terbesar TikTok.

Berdasarkan data Sensor Tower, aplikasi TikTok diunduh 466,8 juta kali di App Store dan Google Play Store di Negeri Bollywood pada tahun lalu. Aplikasi video pendek asal Tiongkok lainnya seperti Helo juga memiliki banyak pengguna asal India. (*)