Panitia dan Narasumber Diskusi Pemakzulan Presiden Diancam Bunuh, Ini Kata Menkopolhukam

Anugrah juga menceritakan awal mula ide diskusi tersebut diselenggarakan.

Semula, CLS melihat bahwa media sosial dipenuhi perdebatan, apakah presiden bisa dimakzulkan atau dilengserkan lantaran tidak becus menangani pandemik COVID-19 atau tidak?

Guna mendapat penjelasan yang komprehensif, kata Anugrah, CLS berencana mengadakan diskusi yang mengundang ahli hukum tata negara dari Universitas Islam Indonesia (UII), Profesor Nimatul Huda.

“Tujuannya memang lebih membahas ke teori,” kata Anugrah.

Namun, kata dia, diskusi pada akhirnya batal digelar karena adanya ancaman.

Dekan Fakultas Hukum UGM Sigit Riyanto, mengecam tindakan intimidatif terhadap diskusi tersebut. Menurut dia, diskusi itu semata-mata demi kepentingan akademik, maka apapun yang menghalanginya adalah hal yang tidak dapat dibenarkan.

Setelah mendengar laporan dari mahasiswanya tentang ancaman, dia sempat menawarkan rumah aman kepada Anugrah, untuk sementara waktu.

Permintaan Menkopolhukam