Panggar Dewan Tamiang Minta Honor PDPK Tidak Dikurangi

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Panitia anggaran DPRK Aceh Tamiang meminta Bupati Aceh Tamiang  agar tetap mengalokasikan honorium tenaga honorer atau Pegawai Dengan Perjanjian Kerja (PDPK) tahun 2022 tidak dikurangi alias dipotong namun sama seperti tahun sebelumnya.
honor pdpk
Anggota Panggar DPRK Aceh Tamiang, Desi Amelia menyerahkan rekomendasi panggar kepada pimpinan dewan dalam sidang paripurna dewan setempat, menyampaikan pandangan Panggar terhadap RAPBK Aceh Tamiang tahun 2021. Selasa (30/11/2021) acehsatu.com/ist

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Panitia anggaran DPRK Aceh Tamiang meminta Bupati Aceh Tamiang  agar tetap mengalokasikan honorium tenaga honorer atau Pegawai Dengan Perjanjian Kerja (PDPK) tahun 2022 tidak dikurangi alias dipotong namun sama seperti tahun sebelumnya.

Permintaan tersebut disampaikan Panggar Dewan yang dibacakan Desi Amelia pada rapat paripurna DPRK Aceh Tamiang, mendengar pendapat Panggar terhadap RAPBK Aceh Tamiang tahun 2022, Selasa (30/11/2021)

Karena kekurangan anggaran, Pemkab Aceh Tamiang merencanakan akan memotong honor PDPK sebesar Rp 200 ribu setiap bulannya.Besaran honor PDPK di Aceh Tamiang bervariasi untuk jenjang SMU sebesar Rp 800 ribu perbulan, D3 sebesar Rp 850 ribu perbulan, dan strata1 sebesar Rp 900 ribu perbulan.

Honor pddk
Rapat paripurna DPRK Aceh Tamiang menyampaikan pandangan Panggar terhadap RAPBK Aceh Tamiang tahun 2021. Selasa (30/11/2021) acehsatu.com/ist

Setiap bulannya anggaran yang dibutuhkan untuk membayar honor 2.061 tenaga PDPK Pemkab harus merogoh koceh sekitar Rp 2 miliar.

Dalam pandangan Panggar Dewan Desi Amelia mengatakan Dewan meminta bupati menganggarkan honor tenaga PDPK sama seperti semula sebagai bentuk keprihatinan  dan rasa kemanusiaan  ditengah situasi ekonomi yang tidak pasti akibat pandemi covid-19.

Namun Panggar Dewan tidak menjelaskan sumber penambahan honor tenaga PDPK tersebut meski mereka bersama eksekutif mmembahas RAPBK tahun 2022 bersama (*)