Pandemi Covid-19 Bikin Panik, Ratusan Pekerja Jateng Tiba Tengah Malam, Warga Langsa Protes Adhi Karya


ACEHSATU.COM | LANGSA
– Di tengah situasi pandemi Covid-19, warga Kota Langsa dikejutkan kedatangan ratusan pekerja galian jaringan instalasi pipa gas PT Adhi Karya asal Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah.

Para pekerja itu tiba pada Jumat (12/6/2020) sekira pukul 22.00 WIB dan diketahui ditempatkan di sebuah bangunan berlantai dua Jalan Syiah Kuala, Gampong Daulat Kecamatan Langsa Kota.

Kedatangan ratusan pekerja asal Jawa Tengah itu sontak menimbulkan protes dari warga desa setempat karena kehadiran mereka begitu tiba-tiba tanpa pemberitahuan apapun dari pihak PT Adhi Karya selaku pengguna jasa mereka.

Pantauan ACEHSATU.COM, sejumlah warga Gampong Daulat mempertanyakan kedatangan ratusan para pekerja dari luar daerah tersebut.

Hal itu terlihat ketika berlangsungnya pertemuan antara warga dan perusahaan subkon,  Humas PT Adhi Karya, unsur Gugus Covid-19, relawan Covid-19 Kota Langsa.

Salah seorang warga Gampong Daulat mengatakan, warga bukan tidak merima kedatangan para pendatang untuk menetap sementara di pemukiman mereka.

Warga menilai ada etika yang diabaikan salah satunya seperti tidak adanya koordinasi antara perusahaan dengan pihak gampong setempat.

“Jika ada koordinasi tidak mungkin warga khawatir dan datang ramai ramai seperti kita lihat malam ini”ujar warga

Sementara itu, tokoh pemuda Gampong Daulat, Furgan disela pertemuan itu mengatakan, warga mendukung penuh seluruh program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah.

Namun di tengah situasi pandemi Covid-19, apalagi dengan datangnya ratusan warga dari luar daerah ke Gampong tanpa adanya koordinasi dan pemberitahuan dengan pemerintahan Gampong, sangat disesalkan.

“Saya kira hal ini terjadi karena lemahnya koordinasi saja,” ujarnya.

Humas PT Adhi Karya, Surya mengatakan sebanyak 168 orang pekerja dari Jawa tengah itu didatangkan untuk melakukan pengerjaan pemasangan instalasi jaringan gas.

“Para pekerja itu merupakan tenaga spesialis bidang pemasangan pipa jaringan gas bawah tanah” ujarnya

Sementara itu unsur Gugus tugas Covid -19 Kota Langsa bidang Kesehatan dr Akbar mengatakan, para pekerja  tersebut harus mematuhi protokol kesehatan.

“Tentang langkah apa yang akan dilakukan, saya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Langsa” kata Kepala Puskesmas Langsa Kota tersebut.

Dalam pertemuan itu warga meminta kepada PT.Adhi Karya dan Supkon yang mendatangkan para pekerja tersebut untuk mengontrol dan menertibkan para pekerja agar malam itu untuk tidak keluar dari penginapan tempat tinggalnya.

Warga juga meminta semua pihak untuk menghormati penerapan protokol kesehatan yang dicanangkan oleh pemerintah.

“Kita berharap para pekerja dilakukan rapid tes, hal itu penting selain bagian dari protokol kesehatan, juga untuk menjaga dan menghindari dari berbagai kemungkinan yang tidak kita inginkan bersama” kata warga. (*)