Komunitas

PAM Gelar Seminar Nasional Status Generasi Melenial di Malaysia

ACEHSATU.COM | MALAYSIA – Perhimpunan Alumni Malaysia kembali menyelenggarakan Indonesia-Malaysia Symposium on Southeast Asia Studies (IMSSEAS) tanggal 8-9 Desember 2017 di Universitas Kebangsaan Malaysia.

Dalam kesempatan tersebutm, PAM menggelar seminar kebangsaan membahas status generasi milenial dengan mengakut judul “Mahasiswa di tengah Pusaran Faham Radikalisme dan Tantangan Ideologi Transasional”.

Sebelumnya acar tersebut pernah digelar di Universitas Trylogily Jakarta tahun lalu, kali ini PAM menggandeng Persatuan Alumni Perguruan Tinggi Indonesia(PAPTI) dan mengundang Dr Asep Saifuddin sebagai keynote speaker selaku Rektor Universitas Al Azhar Indonesia dengan memaparkan kesiapan Indonesia dalam menghadapi dunia milenial yang mana semua kegiatan dan transaksi kedepannya akan migrasi ke dunia digital dan krypto transaksi.

Dengan Pembicara Dr Chandra Setiawan, Muhammad Sofi Mubarak dan Dr Ainur Rofiq Al Amin, dengan kesimpulan bahwa penyebab mudahnya radikalisme menyebar disebabkan karena lunturnya rasa nasionalisme dan krisis identitas terharap generasi sekarang ini.

Begitu juga perkembangan radikalisme dengan melakukan kamuflase yaitu menunggangi hal hal yang sedang terjadi.

Symposium IMSSEAS diselenggarakan bertepatan dengan pelantikan pengurus PAM Kuala Lumpur dengan memberikan mandat kepada Zulhilmi Zulkifli sebagai ketua PAM Kuala Lumpur selaku Alumni dari International Islamic University Malaysia (IIUM) yang langsung dilantik oleh Ketua Umum PAM Nasional Sabela Gayo

Acara dilanjutkan dengan keynote speaker kedua Dr Chandra Setiawan (komisioner KPPU RI) dengan tema “persongkolan tender dan persaingan usaha tidak sehat dalam pengadaan barang/jasa pemerintah” dan diikuti dengan 3 sesi presentasi.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top