oleh

Paduka Wali Nanggroe Minta Pusat Realisasikan Seluruh Poin MoU Helsinki

-Indeks, Nanggroe-1.134 views

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haytar meminta agar seluruh perjanjian antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka seperti tertuang dalam MoU Helsinki 15 tahun silam dapat segera terealisasi.

Permintaan itu disampaikan Malik Mahmud seiring peringatan hari wafatnya Teungku Muhammad Hasan di Tiro atau Hasan Tiro yang setiap tahun diperingati masyarakat Aceh tanggal 3 Juni.

Melansir Antara, Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Malik Mahmud Al Haytar berharap pemerintah pusat, agar merealisasikan kesepakatan bersama penyelesaian konflik Aceh yang tertuang dalam perjanjian bersama (MoU) Helsinki, 15 Agustus 2005 lalu secara penuh.

“Kami minta kepada pemerintah pusat agar senantiasa memperhatikan kekhususan Aceh dengan serius, jujur dan ikhlas, agar semua penyelesaian kesepakatan bersama penyelesaian konflik Aceh sesuai MoU Helsinki, dapat direalisasikan dengan sebaik-baiknya,” kata Malik Mahmud dalam wawancara khusus dengan ANTARA, secara daring, Sabtu (6/6/2020) di Banda Aceh.

Harapan tersebut ia sampaikan pada momentum 10 tahun wafatnya Paduka Yang Mulia Wali Nanggroe Aceh, almarhum Teungku Muhammad Hasan Tiro yang diperingati tanggal 3 Juni setiap tahunnya di Aceh.

Malik Mahmud menegaskan, dari saat kesepakatan bersama perdamaian MoU Helsinki antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah Republik Indonesia yang ditandatangani pada tanggal 15 Agustus 2005  di Helsinki, Finlandia, perdamaian Aceh selama ini sudah terjalin dengan sangat baik.

Hal ini terjadi karena komitmen bersama para pihak terdiri dari Gerakan Aceh Merdeka (GAM), pemerintah pusat, TNI, Pemerintah Provinsi Aceh, serta seluruh masyarakat Aceh yang bersama-sama ingin merawat perdamaian.

Ia berharap, kerja sama yang sudah terjalin dengan sangat baik antara GAM, Pemerintah Republik Indonesia, TNI, Pemerintah Aceh serta seluruh komponen masyarakat Aceh harus terus ditingkatkan.

Khusus terhadap Pemerintah Provinsi Aceh, Wali Nanggroe  Mulia Malik Mahmud Al Haytar berpesan agar menjalankan pemerintahan di Aceh secara baik.

Hal ini tentunya dengan tidak melupakan bahwasanya Aceh telah meraih Undang-Undang pemerintahan sendiri secara khusus dan istimewa (lex specialist) dari pemerintah pusat, seperti yang tertuang dalam MoU Helsinki.

“Pastinya, Pemerintah Aceh agar dapat menyejahterakan seluruh rakyat Aceh,” kata Malik Mahmud.

Khusus terhadap para pejuang GAM dan masyarakat Aceh, ia juga agar terus meningkatkan semangat perjuangan untuk meraih kesejahteraan dan meningkatkan martabat masyarakat Aceh.

Hal tersebut sesuai amanat almarhum Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Teungku Muhammad Hasan Tiro kepada seluruh masyarakat Aceh.

“Saya mengingatkan dan meminta kepada khususnya para pejuang GAM dan seluriuh masyarakat Aceh, agar meningkatkan semangat perjuangan untuk kesejahteraan dan peningkatan martabat masyarakat Aceh, sebagaimana amanat almarhum Paduka Yang Mulia Teungku Muhammad Hasan Tiro kepada kita semua,” pesan Malik Mahmud. (*)

Indeks Berita