Banda Aceh

Ormas Islam Tolak Pergub Cambuk di LP, FPI Geram dengan LSM Liberal

Mereka menolak peraturan yang mengatur tempat pelaksanaan uqubat cambuk di Lembaga Permasyarakatan (LP), tidak lagi di halaman masjid.

Foto | Ilustrasi

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Ratusan mahasiswa, pemuda  dan pemudi yang tergabung dalam sejumlah ormas Islam menggelar aksi demo , Sabtu (14/4/2018), di Banda Aceh menentang Keputusan Gubernur Aceh mengeluarkan Pergub Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayat.

Mereka menolak peraturan yang mengatur tempat pelaksanaan uqubat cambuk di Lembaga Permasyarakatan (LP), tidak lagi di halaman masjid.

“Saya bersumpah demi Allah tidak ada kaitan dengan kekecewaan politik, dan tidak ada kaitan dengan dendam politik tapi murni lillahi ta’ala, dan kami siap bermubahalah dengan pihak yang menunding bahwa ini ada kepentingan politik,” ujar Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) Aceh, Tgk Muslim At Thahiry.

Ada beberapa tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi itu, antara lain meminta agar Gubernur Aceh mencabut kembali Pergub Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Hukum Acara Jinayat yang ditandatangani 28 Februari 2018 dan tangkap kembali pelaku prostitusi online.

Selama ini uqubat cambuk dilaksanakan secara terbuka, tidak disebutkan lokasi khusus, sebagaimana disebutkan dalam Pasal 262 ayat (1) Qanun Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Hukum Acara Jinayat yang berbunyi: Uqubat cambuk dilaksanakan disuatu tempat terbuka dan dapat dilihat oleh orang yang hadir.

Kemudian Gubernur membuat Pergub yang mengatur secara khusus tempat pelaksanaan uqubat cambuk bagi pelanggar syariat yaitu di LP.

Ia juga menyinggung sejumlah LSM beraliran liberal yang yang dinilainnya tidak suka dengan pelaksanaan syariat Islam. Sehingga menggugat qanut jinayat.

“Kami gerak dari kantong sendiri dan dengan dukungan pihak peduli syariat dari siapa saja yg masih merasa beriman kepada Allah tidak beriman kepada asing.

Kami harapkan kepada seluruh bangsa Aceh dari berbagai ormas dan berbagai elemen untuk membuang kepentingan nafsu, buang kepentingan dunia, ayo satukan barisan untuk bela syariat Allah,” pungkasnya. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top