Operasi Polda Aceh dan Bea Cukai di Perairan Jambo Aye: 150 Kilo Sabu Gagal Beredar

Sindikat Narkoba Aceh
Barang bukti sabu. (Foto: Dok.Istimewa)

ACEHSATU.COM | LANGSA – Operasi yang digelar petugas kepolisian dibantu tim Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 150 kilogram.

Barang haram tersebut ditemukan petugas saat hendak diselundupkan menggunakan kapal melalui kawasan perairan Jambo Aye Aceh Utara, Kamis (20/1/2022).

Perairan Jambo Aye disebut sering dijadikan sebaga jalur penyelundupan sabu oleh para bandar.

Operasi tangkap ini dilakukan tim gabungan patroli Bea Cukai dan Polda Aceh setelah menerima informasi terkait upaya penyelundupan sabu dalam jumlah besar.

Operasi dipimpin langsung Direktur Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol Rudi Setiawan dan Komandan Patroli Bea Cukai, Daniel Bryan.

Barang bukti sabu yang berhasil disita seberat 150 kg dikemas dalam 12 karung.

Dari informasi yang dihimpun, selain mengamankan narkotika jenis sabu, petugas juga turut mengamankan tiga tersangka.

“Berawal tanggal 18 Januari 2022 anggota Sat Narkoba Polres Aceh Timur mendapat informasi terkait penyuludupan dan transaksi narkoba sering terjadi melalui Pelabuhan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, ” kata Kombes Pol Rudi Setiawan, dalam keterangannya, dikutip acehsatu.com, Kamis (20/1/2022).

Selanjutnya, tim gabungan pada Rabu (19/1/2022) sekira pukul 23.30 WIB mendapat informasi adanya kapal yang mengangkut narkoba jenis sabu. Kapal itu diduga berasal dari luar negeri ini masuk ke perairan Aceh.

Kemudian pada Kamis (20/1/2022) sekira pukul 00.15 WIB, tim gabungan dibantu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Afeh Timur dan kapal patroli Bea Cukai Kepulauan Riau langsung bergerak. Petugas berhasil  menangkap kapal boat yang masih belum diketahui identitasnya.

“Saat ini barang bukti jenis narkoba 12 karung seberat 150 kg serta tiga tersangka telah dibawa ke Polres Langsa untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ” kata Rudi Setiawan. (*)