OJK Ingatkan Nasabah Bank Agar Tidak Panik dan Bersikap Tenang

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan nasabah bank agar tetap bersikap tenang dan panik menanggapi isu beredar yang mengaitkan berita lama dengan kondisi bank saat ini.

Dalam siaran pers yang diterima ACEHSATU.COM, Kamis, (11/06/2020), OJK menyampaikan bahwa industri perbankan saat ini dalam kondisi stabil dan terjaga, tercermin dari rasio keuangan hingga April yang berada dalam batas aman (treshold) seperti permodalan (CAR) 22,13 persen, kredit bermasalah (NPL) gross 2,89 persen (NPL Net 1,09 persen) dan kecukupan likuiditas yaitu rasio alat likuid/non-core deposit dan alat likuid/DPK April 2020 terpantau pada level 117,8% dan 25,14%, jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50% dan 10%.

Untuk itu OJK mengharapkan, masyarakat tetap tenang dan melakukan transaksi perbankan secara wajar dan jika ada masalah, masyarakat bisa menghubungi kantor OJK terdekat untuk mendapatkan informasi yang tepat.

Imbauan ini perlu disampaikan karena OJK mencermati dalam beberapa hari ini beredar viral berita lama yang mengkaitkan kondisi beberapa bank. Padahal kondisi bank dan industri keuangan Indonesia saat ini dalam kondisi stabil.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna meminta nasabah tidak perlu khawatir, takut, atau ragu terhadap bank-bank tersebut, karena pengawasannya dilakukan langsung oleh OJK. Viralnya berita lama tersebut juga dimanfaatkan oknum yang tidak beretika sebagai marketing gimmick untuk menarik nasabah bank.

“Nasabah tidak perlu khawatir, takut, atau ragu terhadap bank-bank tersebut, karena pengawasannya dilakukan langsung oleh OJK.” kata Agung dalam siaran persnya.

OJK dan BPK juga senantiasa berkoordinasi agar fungsi pengawasan bank berjalan efektif untuk melindungi kepentingan nasabah. OJK menyambut baik ketegasan BPK yang telah melakukan klarifikasi ke media bahwa BPK tidak pernah membuat statement yang banyak diberitakan. OJK juga sudah menyelesaikan dan melakukan tindak lanjut atas rekomendasi yang diberikan BPK. (*)