Nikah Siri Meningkat di Aceh Jaya? Begini Faktanya..

Kendati dihalalkan, namun praktik nikah siri sama sekali tidak dianjurkan. Apalagi pada dasarnya, dalam Islam tidak mengenal yang namanya nikah siri.
nikah siri
ILUSTRASI - Nikah siri atau nikah di bawah tangan. | Foto: NET

ACEHSATU.COM | CALANG – Sudah sewajarnya jika banyak orang menginginkan pernikahan secara legal yang diakui agama dan negara. Namun tetap tak bisa dipungkiri, bahwa sejumlah orang justru memilih pernikahan di bawah tangan atau nikah siri.

Kendati dihalalkan, namun praktik nikah siri sama sekali tidak dianjurkan. Apalagi pada dasarnya, dalam Islam tidak mengenal yang namanya nikah siri.

Malah, Islam sangat menganjurkan setiap pernikahan mesti tercatat dan diumumkan, termasuk didaftarkan di lembaran negara.

BACA JUGA: UAS Pinang Gadis Cantik Hafiz Quran Dengan Mahar 244 Gram

Melansir Antara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya menyatakan hingga saat ini masih ada masyarakat menikah siri atau nikah yang tidak tercatat di pemerintah, dalam hal ini Kantor Urusan Agama (KUA).

“Memang tidak bisa pungkiri kalau menikah secara siri masih ada di Aceh Jaya dan itu terjadi tidak hanya pada orang yang pernah menikah bahkan yang baru akan melakukan pernikahan juga ada yang nikah siri,” kata Kepala Kankemenag Kabupaten Aceh Jaya, Samsul Bahri kepada Antara, Kamis (20/1/2022).

BACA JUGA: Punya Hajat Nikahi Dara Aceh? Ini Kabar Baik, di Meulaboh Harga Emas Turun hingga Rp200 RIbu per Mayam

Menurut dia semakin hari semakin menurun kasus nikah siri di Aceh Jaya akan tetapi praktek ini tetap masih ada di Aceh Jaya.

Banyak Ruginya

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya, Samsul Bahri | Foto: ANTARA/Arif Hidayat

“Sebenarnya nikah siri ini banyak ruginya salah satunya jika ada anak saat menikah secara siri maka perwaliannya itu tidak di akui dan banyak hal lainnya, sedangkan pernikahan tercatat banyak untungnya, termasuk dalam pengurusan akta kependudukan,” kata Samsul.

Samsul menyampaikan kalau banyak sekali faktor masih ada masyarakat yang melakukan pernikahan secara siri, baik itu faktor sosial, faktor ekonomi dan juga faktor salah satu keluarga pengantin tidak setuju mereka menikah.

BACA JUGA: Kabar Mengejutkan, Baru Nikah Bermahar Motor, Kakek Subang Ini Talak Istri Usia 17 Tahun

“Efek dari nikah siri juga ada yang menikah dengan mereka yang masih sedarah, itu terjadi karena tidak ada kejelian dari orang yang menikahkan,” katanya.

Oleh sebab itu kata Samsul pihaknya saat ini melalui KUA terus melakukan sosialisasi kepada mereka yang akan menikah dan masyarakat di Aceh Jaya. Salah satunya, melalui kegiatan Pelatihan Calon Pengantin terkait kelebihan menikah tercatat. (*)