Ngeri! Ini Koleksi Senjata Api ‘Koboi’ Lamborghini

ACEHSATU.COM – Polres Jakarta Selatan terus melakukan pengembangan kasus penodongan oleh pengemudi Lamborghini, Abdul Malik. Polisi kembali menemukan sejumlah senjata api yang disimpan di dalam brankas milik pengusaha properti tersebut.

Polisi pamerkan senjata api koleksi ‘koboi’ Lamborghini (Agung Pambudhy)

Kapolda Metro Jaya Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, deretan senjata api itu merupakan koleksi tersangka Abdul Malik. Namun senjata api koleksinya itu tidak memiliki izin.

“Menurut yang bersangkutan dia senang mengoleksi. Persoalannya cara mendapatkan dia itu nggak ada izinnya dan kita punya persyaratan-persyaratan,” kata Kapolda Metro Jaya Komjen Gatot Eddy Pramono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (31/12/2019).

Brankas tersebut ditemukan saat tim Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan menggeledah rumah Abdul Malik di Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Kamis (26/12). Sejumlah senjata api tersebut dikeluarkan dari dalam brankas setelah polisi mencoba membukanya selama 2 hari.

“Ditemukan 1 brankas dan dibuka lebih kurang 2 hari dan kita temukan beberapa senjata api,” kata Gatot.

Gatot merinci isi brankas tersebut yakni: 4 pucuk senjata api laras panjang, senjata pendek jenis Glock, sejumlah amunisi dan 1 buah granat. Gatot menegaskan, Abdul Malik tidak memiliki perizinan akan barang bukti tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan sementara ini semuanya tidak ada izinnya, makanya kita lakukan pendalaman. Ini ada senjata AR 15, ada M4, senjatanya ada lagi softgun, ada Glock yang dimodifikasi dengan aksesorisnya dan ada beberapa senjata pendek,” katanya.

Polisi masih mendalami apa motif Abdul Malik mengoleksi sekian banyak senjata api. Menurut pengakuan sementara, Abdul Malik mengaku mengoleksi senjata api tersebut hanya untuk berpose ria.

“Dari keterangan sementara memang dia ini memakai untuk berfoto-foto di rumahnya saja, tidak di tempat yang lain. Tapi ini masih kita dalami,” kata Gatot.

Brankas tersebut diangkut polisi pada Kamis (26/12) malam.

“(Brankas) Diduga berisi senjata api,” kata Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya Ghalib dalam keterangannya, Minggu (29/12/2019). Polisi sempat kesulitan membuka brankas tersebut, lantaran tersangka tidak bersedia memberikan password brankas tersebut.

“Karena brankas dalam keadaan terkunci dan sandinya tidak diberikan oleh tersangka, akhirnya brankas disita dan dibawa oleh petugas untuk dibuka secara paksa,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya.

Brankas tersebut berada di tempat tersembunyi di rumah tersangka. Brankas tersebut tertutup tumpukan barang, sehingga tidak tampak jelas oleh petugas. Polisi saat ini masih mendalami kepemilikan senjata api di dalam brankas Abdul Malik tersebut.

Berikut daftar barang bukti yang ditemukan di dalam brankas Abdul Malik:

– 1 Buah granat aktif ukuran panjang 10 cm dan diameter 5 cm
– 3 Pucuk pistol terdiri dari: 1 buah Glock 19 kaliber 9 mm berikut 3 magasin, 1 buah Zoraki kaliber 380 auto berikut 1 magasin, dan 1 buah G2 Elite kaliber 9 mm berikut 2 magasin
– 3 Pucuk senjata api laras panjang, yakni jenis AR 15 dan 2 buah magasin, M4 plus 2 magasin, serta 1 buah shotgun.
– Amunisi:
a. Cal 5.56 sebanyak 3297 butir dan hampa 8 butir, dummy 5 butir
b. Cal 9 mm sebanyak 729 butir dan karet 21 butir
c. Cal 32 auto sebanyak 58 butir
d. Cal 380 auto sebanyak 101 butir
e. Cal 12 GA sebanyak 55 butir. (*)