LHOKSUKON – Dalam semangat memperkuat sinergi lintas sektor demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara melakukan kunjungan silaturahmi ke dua institusi penting kepolisian: Polres Aceh Utara dan Polres Lhokseumawe, pada 19 dan 20 Mei 2025.
Silaturahmi pertama dilakukan ke Mapolres Aceh Utara, Senin (19/5/2025), yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat Ali, S.E., M.M., dan disambut hangat oleh Kapolres AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K.
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang meeting Mapolres, berbagai isu aktual menjadi topik diskusi bersama, mulai dari pemberantasan premanisme, pengawasan distribusi pupuk subsidi, hingga penertiban wilayah rawan peredaran narkoba.
“Kami selalu memantau dan mengapresiasi kinerja Pak Kapolres dan jajarannya. Gerak cepat dalam mengungkap berbagai tindak pidana patut kita beri dukungan penuh,” ujar Arafat Ali.
Wakil Ketua III, Aidi Habibi, turut menyampaikan perhatian terhadap kondisi rawan di kawasan pantai, seperti penggunaan pukat harimau dan potensi jalur masuk narkoba.
Sementara Ketua Komisi II, Muhammad Romi, dan Ketua Komisi III, Arasyah, mengusulkan perlunya peningkatan pengawasan dalam distribusi pupuk subsidi serta rekrutmen tenaga kerja di sektor industri seperti PT. PGE dan PT. PIM.
Kapolres Nanang menyambut baik semua masukan dan menyatakan komitmennya untuk terus membangun kerja sama strategis dengan DPRK Aceh Utara.
“Semua masukan akan kami pelajari dan dalami. Kami berharap kolaborasi ini mampu mempercepat pencapaian visi ‘Aceh Utara Bangkit’,” tuturnya.
Keesokan harinya, Selasa (20/5/2025), rombongan DPRK Aceh Utara melanjutkan agenda silaturahmi ke Mapolres Lhokseumawe dan disambut oleh Kapolres AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H.
Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres menyebut kunjungan ini sebagai kehormatan sekaligus bentuk nyata sinergi antara legislatif dan aparat kepolisian.
“Alhamdulillah, hingga saat ini situasi kamtibmas relatif kondusif. Namun demikian, kami mengajak semua pihak untuk terus mencermati dinamika sosial agar potensi konflik dapat dicegah sejak dini,” ujar AKBP Ahzan.
Pertemuan juga menjadi wadah diskusi terbuka tentang berbagai permasalahan masyarakat, termasuk tapal batas desa dan kecamatan, sengketa lahan, konflik dengan pemegang HGU, hingga isu rokok ilegal dan galian C.
DPRK Aceh Utara menyatakan kesiapan untuk terus mendukung Polres Lhokseumawe dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum setempat.
Dalam dua kunjungan tersebut, Ketua DPRK turut didampingi Wakil Ketua I Jirwani Ibnu, S.E., Wakil Ketua II Drs. As’adi, Wakil Ketua III Aidi Habibi, para ketua komisi, serta Sekretaris DPRK H. Fakhruradhi, S.H., M.H., beserta jajaran sekretariat.
Melalui silaturahmi ini, DPRK Aceh Utara menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menciptakan daerah yang aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. ***
