Nek Fatimah Korban Tewas dengan Luka Gorok di Aceh Utara Ternyata Dihabisi Anak Sendiri Gegara Uang Rp20 Ribu

Nek Fatimah Korban Tewas dengan Luka Gorok di Aceh Utara Ternyata Dihabisi Anak Sendiri Gegara Uang Rp20 Ribu

ACEHSATU.COM | LHOKSUKON – Teka-teki kasus pembunuhan yang menimpa Fatimah, seorang nenek di Aceh Utara kini terungkap. Warga Gampong Dusun Satu Teungku Mak Amin Gampong Meunsah Panton Labu Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, itu tewas di tangan anak kandungnya sendiri.

Dari pengungkapan polisi, pembunuhan terjadi karena sang anak kesal tak berikan uang sebesar Rp20 ribu yang dimintanya kepada sang ibu.

Pelaku sendiri adalah Nasrul (35) yang tinggal di Gampong Alue Bilie Rayeuk Kecamatan Baktiya.

Dalam penyelidikan kepolisian terungkap jika pelaku adalah anak kandung korban sendiri yang awalnya dilaporkan sebagai saksi yang pertama kali menemukan jasad korban.

“Pagi itu pelaku datang meminta uang sebesar Rp.300 ribu pada ibunya, namun korban menjawab tidak punya uang,” ungkap Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Rustam Nawawi, Selasa (9/6/2020).

Usaha pertama gagal, pelaku kemudian meminta lagi uang Rp20 ribu untuk membeli rokok, namun kembali gagal karena korban mengatakan dirinya tidak punya uang.

Pelaku kesal lalu gelap mata. Perempuan tua yang tidak lain ibunya sendiri ditarik pelaku dan digorok lehernya menggunakan sebilah pisau.

Polisi mengatakan, awalnya pelaku sempat membangun alibi seolah-olah bukan dia yang melakukan pembunuhan.

“Namun dari petunjuk awal serta pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik pelaku akhirnya mengakui perbuatannya, kasus ini masih dilakukan penyelidikan mendalam, dan tersangka sudah diamankan di Polres Aceh Utara,” tandas AKP Rustam. (*)